Home >> Pertanian >> Amankan Produksi Pangan, Pemdes Sugihwaras Adakan Pengendalian Tikus Secara Masal

Amankan Produksi Pangan, Pemdes Sugihwaras Adakan Pengendalian Tikus Secara Masal

Amankan Produksi Pangan, Pemdes Sugihwaras Adakan Pengendalian Tikus Secara Masal

Kalitengah (24/05/2021) – Tikus merupakan hama utama tanaman padi, serangan hama tikus sering menyebabkan petani gagal panen. Hal ini menjadi perhatian serius Pemerintah Desa Sugihwaras. Wujud perhatiannya pemerintah Desa mengadakan gerakan pengendalian Hama Tikus dengan teknik pengumpanan masal. Kegiatan ini bekerjasama dengan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kalitengah dan Poktan Gapoktan Desa Sugihwaras.

Gerakan pengendalian hama tikus menjelang musim tanam ini dilaksanakan di lahan sekitar Blok Ganjaran Kelompok Tani Harta Agung IV Desa Sugihwaras. Sebanyak 45 orang petani turut hadir di Lokasi kegiatan dengan swadaya membawa beras 1 kg yang nantinya dikumpulkan bersama kemudian dicampur dengan Rotentisida atau racun tikus.

Menurut Kepala Desa Sugihwaras “kegiatan ini dalam rangka untuk membantu petani agar panennya berhasil dan juga untuk mengurangi penggunaan setrum dalam mengendalikan hama tikus yang saat ini menjadi alternatif usaha petani. karena penggunaan strum itu tidak dianjurkan dan sangat berbahaya bagi manusia dan predator hama”.

“Selain pengendalian dengan pengumpanan, untuk mengendalikan hama tikus secara alami, pemdes juga akan mengupayakan pengendalian dengan predator Tikus, yaitu burung hantu dengan membuat rumah burung hantu (rubuha)”, jelas Siaji.

Senada dengan Kades Siaji ,  Sekdes Desa Sugihwaras Supriyo, memberitahukan bahwa “untuk kegiatan ini kita fasilitasi dari program pemberdayaan masyarakat dengan menggunakan dana desa. Racun tikus kita belikan, petani hanya secara sukarela kita minta membawa 1 kg beras yanga akan dicampur dengan rodentisida kemudian dibagikan lagi ke petani yang kemudian digunakan untuk pengumpanan tikus dilahan pertanian”.

“Kegiatan ini akan kita laksanakan 3 Kali mulai sebelum tanam, umur 1 bulan dan umur 2 bulan, dengan harapan tikus bisa terkendali dan hasil panen petani meningkat, bulan depan akan kita agendakan lagi, semoga petani tambah semangat”, lanjut Supriyo.

Koordinator BPP Kalitengah, Sudarto dalam sambutannya menyampaikan teknis pengendalian dengan cara pengumpanan, “beras dari petani ini kemudian kita campur dengan minyak, paling bagus jelanta kemudian kita campur dengan rodentisida secara merata”.

“setelah itu kita umpankan tikus, dengan media sekam padi, sekam kita letakkan sedikit kemudian kita kasih beras yang dicampur rodentisida  dan ditutup lagi dengan sekam, usahakan jangan sampai dipegang dengan tangan ya. Kita memasang umpan ini yang bagus di lokasi jalan yang sering dilewati tikus dan jangan egois cuma ngasih umpan di sawahnya sendiri, karena jangkauannya tikus itu luas, tikus bergerak secara menyilang atau berkeliling dalam luasan 150 meter” lanjutnya.

Kiki Penyuluh Wilbin Sugihwaras menambahkan, “pengendalian Hama tikus ini akan berhasil kuncinya benar-benar dilaksanakan secara masal atau bersama-sama. Maka petani yang tergabung di Kelompok Tani Harta Agung ini supaya kompak.  sama dengan prinsip pengendalian OPT yang lain, kalau pengendalian dilakukan sendiri-sendiri hasilnya tidak maksimal apalagi  jangkauan habitat tikus ini cukup luas, maka kita wajib melakukan gerakan pengendalian secara bersama-sama”.

 

Periksa juga

Ketua Wanita LDII Ikuti Raker GOW, Dapur Stunting jadi Program Andalan

Lamongan (25/08/2021) – Ketua Wanita LDII Lamongan Hj. Lastri Wahyuningsih S.Kep.Ns menghadiri Raker Gabungan Organisasi …

Leave a Reply