Home >> Lamongan >> Trobosan Baru, Petani Lamongan Kembangkan Mangga Agrigardina 45, Unik dan Enak Rasanya!

Trobosan Baru, Petani Lamongan Kembangkan Mangga Agrigardina 45, Unik dan Enak Rasanya!

Trobosan Baru, Petani Lamongan Kembangkan Mangga Agrigardina 45, Unik dan Enak Rasanya!

Lamongan (25/2/2021) – lagi-lagi Lamongan membuat trobosan baru dalam bidang pertanian. Setelah sebelumnya ada klaster Durian Montong Dataran rendah di Sugihan, kini ada klaster Mangga Agrigardina yang penanaman perdananya dilaksanakan di Dusun Mencorek Desa Sendangharjo Kecamatan Brondong. Acara ini dihadiri langsung Bupati terpilih Bapak Yuhronur Efendi dan Plt. Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Lamongan. Selain itu hadir pula MPM PWM Jatim, PDM Lamongan, Kepala BalitBu Tropika Solok Sumatera, Kepala IP2TP Cukurgondang, Kepala DISTAN Propinsi dan Camat Brondong.

Gerakan penanaman mangga agrigardina ini digagas oleh JATAM (Jamaah Tani Muhammadiyah) Lamongan dan diharapkan menjadi pioneer perkebunan Mangga Agrigardina di Kabupaten Lamongan.

Plt. Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Lamongan menyampaikan “Tahap pertama ini kita tanam 5.000 bibit mangga Agri Gardina  45 dari Kementan RI dan akan kita kembangkan di seluruh desa se-Kabupaten Lamongan, karena mangga ini sangat menjanjikan”.

Menurut DR. Lina dari BalitBu Tropika  “Dalam tanaman mangga agri yg perlu di perhatikan adalah Kwalitas, Kwatintas dan Kontinuitas. Untuk kwalitas mangga harus dirawat dan perhatikan secara intensif supaya menjadi mangga yang layak ekspor. Agri gardina bisa untuk dipadu padankan dg sebuah kawasan agrowisata disebuah kawasan tertentu karena itu bisa mendongkrak perekonomian masyarakat”.

“Mangga ini sangat istimewa karena bisa berbuah sepanjang tahun dan bisa dikembangkan secara UHDP ( icir kerep)”, lanjut Lina.

Mungkin banyak yang belum tahu apa sih mangga Agrigardina itu?,  berikut ini deskripsi Agrigardina  dan potensi pengembangannya;

Mangga Agri Gardina 45 merupakan salah satu varietas unggul mangga hasil Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian yang terdaftar melalui SK Mentan No: 125/Kpts /SR.120/D.2.7/3/2014. Mangga Agrigardina ini dihasilkan dari kegiatan perakitan varietas unggul baru melalui persilangan yang dilaksanakan oleh Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika Solok pada tahun 2003.

Mangga Hibrida yang berasal dari persilangan mangga Arumanis 143 sebagai tetua betina dan Saigon sebagai tetua jantan ini memiliki karakter  tajuk rendah, genjah, produktif dengan buah lebat, bercitarasa manis seperti Arumanis 143 dengan warna kulit buah menarik (pangkal merah, ujung kuning) dan aromanya harum, namun ukurannya kecil seperti Saigon. Agri Gardina 45 ini merupakan mangga hibrid yang pertama kali terdaftar sebagai varietas unggul di Indonesia.

Dengan karakter tajuk rendah, genjah, produktif, berbuah lebat dan warna buah menarik menjadikan Agri Gardina 45 sangat cocok untuk tanaman pekarangan baik di pedesaan maupun untuk tabulampot di perkotaan.

Pengembangan  mangga Agri Gardina 45 sebagai tanaman pekarangan akan mampu meningkatkan pemenuhan gizi dan pendapatan keluarga, di samping itu juga dapat digunakan sebagai tanaman estetika dan menciptakan lingkungan hijau yang bersih dan sehat karena tanamannya bertajuk rendah, indah, dan penampilannya menarik. Bahkan Pengembangan mangga ini juga bisa dijadikan agrowisata petik buah  karena tanamannya pendek, buahnya bergelantungan, buah masak bisa langsung dipetik dan dimakan.

Unik dan Enak

Mangga agrigardina memang tergolong unik dan rasanya enak. Agri Gardina 45 ini memiliki keunikan dari bentuk, daging buahnya dan cara makannya. Mangga Agrigardina ukuran buahnya kecil (93-172 g/bh) dengan bentuk buah jorong dan berparuh runcing menonjol, berdaging buah lembut dengan citarasa manis (TSS 15-18 ºBrix). Yang unik lagi adalah cara makannya, Penasaran khan?.

Cara mengkosumsi mangga Agrigardina beda dengan cara mengkosumsi mangga lainnya. Kalau mangga gadung dikupas dengan pisau atau mangga apel disendok. Kalau Mangga Agrigardina  dengan cara disobek kulitnya seperti mengupas pisang. Karena itu mangga agrigardina juga disebut mangga pisang.

Dari segi Aromanya, mangga jenis ini sangat harum dan daging buahnya yang lembut membuat lumer saat dimakan. Karena unik bentuknya dan caranya serta enak rasanya menyebabkan mangga agrigardina banyak pedagang yang tertarik memasarkannya. Ada yang dijual di pasar modern bahkan ada yang diekspor.

Mangga ini memiliki warna menarik, rasa enak, aroma eksotik, kaya nutrisi, sebagai sumber karoten yang tinggi, mengandung asam askorbat dan senyawa fenolik.selain itu kulit buahnya juga mengandung serat, polyphenol dan flavonoid. Senyawa yang bermanfaat tersebut adalah norathyriol, mangiferin, quercetin and resveratrol yang dapat menangkal radikal bebas, menghambat penuaan dan mencegah kanker.

Karena peluang pasar cukup besar, pedagang/eksportir buah berharap ada pekebun atau kawasan pengembangan mangga Agri Gardina 45 yang dapat mensuplai pasokan buah untuk memenuhi pasar modern atau  ekspor. Seperti halnya yang ada di Lamongan ini. (sumber: tabloidsinartani.com)

Leave a Reply