Home >> Lamongan >> DAU 2017 Terancam di Potong Pemerintah Pusat
DAU 2017 Terancam di Potong Pemerintah Pusat
DAU 2017 Terancam di Potong Pemerintah Pusat

DAU 2017 Terancam di Potong Pemerintah Pusat

Pemerintah Kabupaten Lamongan sementara ini tengah diselimuti rasa kuatir. Bagaimana tidak, hal itu tentang adanya rancangan pemerintah pusat lakukan pemotongan Dana Alokasi Umum (DAU) tahun 2017.
Ketika disinggung tentang kebijakan tersebut, Bupati Lamongan, H. Fadeli menghendaki sebelum kebijakan pemotongan DAU sebesar 3-4 persen tahun 2017, pemerintah pusat melalui kementerian keuangan mestinya terlebih dahulu mengkaji lebih dalam. Sehingga dampaknya tidak menggangu pelaksanaan APBD yang telah berjalan.
“Kami, (Pemkab Lamongan.red) sebenarnya masih diselimuti rasa cemas jika pemotongan tersebut benar benar terjadi dijalankan oleh pemerintah pusat,” kata Bupati Fadeli usai halal bihalal kepada awak media di kantor Pemkab Lamongan, Senin (3/7).

Disinggung apakah rancangan pemotongan DAU itu dapat berpengaruh serta menghambat kebijakan pembangunan daerah, Bupati Fadeli membenarkan.
“Jika kebijakan itu benar terjadi, pastinya penganggaran yang telah direncanakan kudu sesuai kembali,” ujar Fadeli.
Bahkan, sehingga tidak mengganggu jalannya pembangunan di daerah, Fadeli mengaku telah mengirim surat ke kementerian keuangan yang tembusannya termasuk ke beberapa kementerian terkait.
Diantaranya, isi surat tersebut adalah memberi masukan sehingga pemerintah pusat menunda pemotongan DAU tahun 2017 hingga dengan tahun 2018.
Tak cuma itu, Bupati Fadeli mengatakan, dalam APBD Lamongan tahun 2017 jumlah pendapatan sebesar Rp 2,6 triliun. Dan pendapatan DAU saja sebesar Rp 1,1 triliun.
“Saya percaya pemerintah pusat sanggup mencari jalan keluar sehingga tidak terjadi pemotongan DAU di tahun 2017, meski melalui dana talangan dan dapat diperhitungkan di APBN tahun 2018,” ujarnya.
Selain itu, Fadeli menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Lamongan masih butuh dana yang cukup besar untuk membangun infrastruktur jalan, jembatan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Bahkan, Dana yang besar itu sebagian besar berasal dari DAU.
“Kami berharap supaya pemerintah pusat mendengar suara kami ini, dikarenakan saya yakin, antara pusat dan daerah itu sama-sama untuk kemajuan daerah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Fadeli.

Leave a Reply