Home >> Peristiwa >> 400 Ekor Sapi Jadi Barbeque di Atas Kapal

400 Ekor Sapi Jadi Barbeque di Atas Kapal

Barbeque atau daging panggang adalah salah satu olahan makanan yang digemari oleh banyak orang. Barbeque daging sapi adalah salah satunya. Tekstur yang khas dari daging sapi membuat barbeque sapi memiliki cita rasa yang istimewa yang mampu membuat lidah bergoyang. Namun apa jadinya jika barbeque daging sapi terbuat dari sapi yang masih hidup lagsung dipanggang? Inilah yang terjadi di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada hari Jumat, 15 Mei 2015 kemarin.

Bukan maksud hati ingin mengadakan pesta barbeque rame – rame namun ini adalah sebuah musibah yang menimpa sebuah kapal pengangkut ratusan sapi. Ada sekitar 400 ekor sapi yang terpanggang hidup – hidup di atas kapal tersebut.

Menurut AKBP Agus Santosa, Kabid Humas Polda NTT, “kapal yang membawa sapi sebanyak 625 ekor tersebut terbakar di atas perairan Kupang. Sebanyak 400 ekor sapi tewas terpanggang hidup – hidup di atas kapal yang terbakar itu. 225 ekor sapi lainya berhasil diselamatkan karena sapi – sapi tersebut berada di dek paling atas sehingga tidak terjangkau oleh api.”

AKBP Agus Santoso mengungkapkan kebakaran yang terjadi pada kapal motor Asia Raya dugaan sementara berasal dari api dari api SOS yang ditembakan oleh petugas kapal. Bola api SOS ditembakan jauh ke udara diduga jatuh di atas pakan ternak sapi yang berasal dari jerami yang ada di dalam kapal. Lalu bola api yang jatuh itu kemudian membakar jerami dan seisi kapal termasuk ratusan sapi yang ada di sana.

Petugas kapal terpaksan menembakan api SOS setelah alat komunikasi kapal mengalami kerusakan. Namun naas, instruksi dari nahkoda kapal untuk menembakan api SOS malah membakar kapalnya sendiri.

Akibat dari insiden kebakaran kapal ini, selain sapi barang – barang yang ada di dalam kapal juga ikut terbakar. Hingga berita ini diturunkan, total kerugian masih belum bisa dipastikan. Namun mengingat harga sapi per ekornya saat ini puluhan juta rupiah maka dapat dipastikan ruginya bisa mencapai ratusan juta bahkan mungkin miliaran.

Dari insiden ini, seorang anak buah kapal (ABK) juga ikut menghilang. Saat kebakaran terjadi, Yosef Haki, ABK kapal motor Asia Raya menyeburkan dirinya ke dalam laut untuk menyelamatkan diri. Namun hingga saat ini keberadaanya masih belum diketahui.

Leave a Reply