Home >> Peristiwa >> TNI AL Siap Menenggelamkan Kapal Illegal yang Masuk Perairan Indonesia

TNI AL Siap Menenggelamkan Kapal Illegal yang Masuk Perairan Indonesia

Perairan Indonesia berada dalam wilayah yang strategis. Letaknya yang menjadi jalur perdagangan dunia kerap kedatangan kapal asing untuk melintas di atasnya. Tak jarang wilayah perairan Indonesia yang sangat luas ini juga rawan tindak criminal seperti penyelundupan barang illegal, senjata, narkoba hingga bahkan penyelundupan manusia.

Wilayah perairan Indonesia juga kaya akan suber daya di dalamnya. Berbagai jenis ikan dan tumbuhan laut lainya ada di wilayah tersebut. Kandungan sumber daya yang begitu melimpah di perairan Indonesia ini menjadi daya tarik kapal asing untuk berlabuh dan mengeksploitasi perairan Indonesia.

Banyaknya kapal illegal yang masuk perairan Indonesia membuat Menteri Kelautan dan perikanan Susi Pudjiastuti geram dengan aksi mereka. Susi Pudjiastuti kemudian berkoordinasi dengan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) untuk menangkap kapal – kapal illegal yang masuk perairan Indonesia.

Gabungan TNI AL Komando Armada Barat dan Timur akhir – akhir ini berhasil menangkap 20 kapal illegal yang masuk perairan Indonesia. kapal – kapal illegal yang berhasil ditangkap tersebut kemudian akan dieksekusi untuk ditenggelamkan.

Laksamana TNI Ade Supandi, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), mengatakan TNI AL siap menenggelamkan kapal illegal yang masuk perairan Indonesia. TNI AL akan melakukan koordinasi dengan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti untuk menentukan kapan eksekusi terhadap kapal illegal itu dilakukan.

“pada bulan Mei ini ada sekitar 20 kapal yang akan ditenggelamkan. Kapal – kapal tersebut banyak yang tidak memiliki dokumen yang lengkap untuk melintasi perairan Indonesia di wilayah barat dan timur. Perihal penangkapan kapal – kapal illegal ini akan saya sampaikan ke ibu Susi Pujiastuti,” tutur Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL).

Untuk menjaga perairan Indonesia dari kapal illegal, TNI AL pernah merumuskan untuk memaksimalkan penjagaan perairan Indonesia. TNI AL membuat pola pagar yang membutuhkan 500 kapal patrol. Masing – masing kapal patrol akan ditempatkan dengan jarak 30 mil dari bibir pantai. Namun sayangnya hingga saat ini TNI AL baru bisa mengadakan 44 kapal patroli.

Meskipun demikian TNI AL siap menenggelamkan kapal illegal yang masuk perairan Indonesia. bukti keseriusan ini juga sudah dilakukan dengan menenggelamkan sejumlah kapal illegal yang pernah masuk ke perairan Indonesia sebelumnya.

Leave a Reply