Home >> Internasional >> Pendukung Palestina Bertambah

Pendukung Palestina Bertambah

Konflik berkepanjangan atas dua negara Israel dan Palestina menggugah jiwa beberapa negara untuk mulai menyuarakan dukunganya. Setelah tahun lalu Parlemen Eropa, Inggris, Irlandia, Spanyol, Prancis dan Swedia mendukung kemerdekaan Negara Palestina, kini dukungan juga datang dari vatikan.

Melalui sebuah dokumen perjanjian, vatikan menyatakan menyetujui pengakuan kemerdekaan negara Palestina. Otoritas setempat secara resmi menyatakan, “vatikan mengakui kemerdekaan Negara Palestina dalam sebuah perjanjian yang segera akan ditanda tangai.”

Perjanjian tersebut dibuat untuk membantu mengakhiri konflik dua negera yang sudah lama bersitegang yakni Negara Israel dan Negara Palestina. Hal ini sesuai dengan apa yang dikemukanan oleh Wakil Menteri Luar Negeri Vatikan, Antoine Camilleri, “perjanjian ini diharapkan bisa membantu mewujudkan solusi dua negara untuk mengakhiri konflik.”

Namun respon yang berbeda malah ditunjukan oleh Israel. Mereka kecewa dengan langkah yang dilakukan oleh vatikan. Israel menilai keputusan pembuatan perjanjian itu akan mengganggu perundingan bilateral antar kedua negara.

Perjanjian ini dibuat oleh vatikan selain sebagai pengakuan terhadap negara Palestina juga sebagai upaya untuk memperkuat kehadiran agama Kristern di Timur Tengah. Kondisi Kristen di Timur Tengah saat ini sedang tidak baik karena banyak pemeluk agama Kristen di sana lari menyelamatkan diri dari tindakan agresif yang dilakukan oleh kelompok radikal Islamic State of Iraq and Syria atau biasa dikenal dengan kelompok ISIS.

Dukungan vatikan terhadap negara Palestina menambah daftar panjang negara yang mendukung Palestina. Pengakuan dari negara – negara Eropa belakangan ini juga disusul oleh negara – negara Asia – Afrika. Dengan tambahan negara – negara dari Asia – Afrika ini berarti pendukung Palestina makin bertambah.

Sebenarnya dukungan terhadap Palestina ini juga banyak berdatangan dari berbagai negara di dunia. Banyak pihak yang sangat menyayangkan konflik yang terjadi antara kedua negara tersebut. apalagi ketika Israel menjatuhkan rudal – rudal mereka ke penduduk sipil. Meskipun saat itu mereka berdalih bahwa rudal itu dijatuhkan ke sebuah gedung atau rumah yang mereka sinyalir itu adalah markas musuhnya. Namun akibat meledaknya rudal itu, banyak warga sipil yang juga turut menjadi korban.

Leave a Reply