Home >> Gaya Hidup >> Arti Kata Cemburu Menurut Psikolog Seksual Zoya Amirin

Arti Kata Cemburu Menurut Psikolog Seksual Zoya Amirin

Mejalin hubungan asmara dengan orang yang kita cintai terkadang membuat kita merasa kurang nyaman karena sifat cemburu yang dimilikinya. Perhatian yang kurang dari pasangan bisa mengakibatkan beberapa orang mulai berubah sikapnya. Bahkan untuk hal – hal yang sepele sekalipun kerap dipertanyakan. Beberapa orang yang sudah merasa kurang nyaman terkadang juga berpikir apakah cemburu dari pasangan sebagai bentuk perhatian atau termasuk posesif?

Menurut seorang psikolog seksual, Zoya Amirin, “perhatian atau posesif memang sering menjadi alasan pasangan.” Untuk bisa membedakan cemburu dari pasangan itu termasuk perhatian atau posesif adalah dari kenyamanan yang anda rasakan.

Zoya Amirin menambahkan, “jika pasangan terus menerus tidak percaya kepada anda, maka anda akan susah dalam majalani hubungan. Jika pasangan anda terus terusan menanyakan hal seperti anda berada dimana, anda sedang bersama siapa dan lain sebagainya, lantas nyamankah anda dengan caranya yang seperti itu?”

Zoya Amirin menjelaskan, “cemburu itu bukan cinta. Cemburu itu bisa muncul karena pasangan anda merasa tidak aman atau merasa takut akan ditinggalkan, takut anda akan mencari pasangan lain dan lain sebagainya.” Menurut Psikolog Seksual ini, cemburu yang demikian bukanlah cinta, karena orang – orang yang sama – sama saling mencintai akan saling percaya.

Setiap pasangan harusnya saling berkomunikasi atau berkomitmen yang jelas supaya dalam menjalani hubungan cemburu tersebut tidak akan melunturkan kepercayaan terhadap pasangan. Jika cemburu yang berlebihan mulai membuat anda tidak nyaman maka anda harus mulai mengkomunikasikan kecemburuanya itu bukan malah dicemburui. “cemburu bukan tanda dari cinta tetapi cemburu adalah tanda bahwa dia sudah mulai tidak percaya pada anda,” ujar Zoya Amirin.

Kesimpulan dari pernyataan Zoya Amirin di atas adalah setiap pasangan harus memiliki komitmen dan komunikasi yang jelas. Jika ada hal yang membuat tidak nyaman dalam menjalani suatu hubungan harus dikomunikasikan bukanya di cemburui.

Cemburu mungkin wajar bagi seseorang namun kepercayaan terhadap pasangan itu yang seharusnya ada di tiap pasangan yang saling mencintai karena orang yang saling cinta akan saling percaya.

Leave a Reply