Home >> Gaya Hidup >> Hati – Hati Ketika Mengayun Bayi

Hati – Hati Ketika Mengayun Bayi

Bayi adalah buah cinta ayah bunda yang harus dijaga. Bayi yang lahir ke dunia dirupakan makhluk kecil yang begitu menggemaskan. Saking gemasnya, banyak orang yang terlalu berlebihan memperlakukanya. Salah satu contoh tindakan berlebihan yang sering dilakukan oleh kebanyakan orang saat menyayangi buah hati adalah saat mengayunya.

Mengayun tubuh si kecil memang bisa memberikan kenyamanan. Bayi yang diayun bahkan tak jarang juga bisa tertidur dalam ayunan. Namun mengayun bayi tidak boleh dilakukan dengan berlebihan. Mengayun secara berlebihan bisa membahayakan si bayi. Ayunan terlalu kencang tidak malah membuat si bayi menjadi nyaman namun malah bisa memicu terjadinya pendarahan pada otak si bayi atau biasa disebut shaken baby syndrome.

Menurut dokter Ananda Haris SpBs Spesialis Pediatric neurosurgery, tulang kepala bayi masih lunak khususnya di beberapa bagian kepala. Otak bayi juga belum terbentuk dengan sempurna. Benturan di kepala si bayi bisa mengakibatkan pembuluh darah rawan pecah.

Kasus shaken baby syndrome khsusunya di Indonesia, menurutnya sering kali disebabkan oleh faktor ketidaksengajaan. Sebagai contoh cara mengayun dari orang tua yang terlalu ekstrim. Saking kencangnya ayunan yang dilakukan pada si bayi akan menimbulkan goncangan sehingga memicu pendarahan di otak.

Tidak hanya mengakibatkan pendarahan di otak si bayi, shaken baby syndrome juga bisa menimbulkan bahaya lain seperti pendarahan pada retina mata si bayi, tumbuh kembang yang lambat dan kejang yang berulang yang dialami si bayi. Haris menambahkan, “bayi juga bisa menjadi idiot, IQ rendah, bahkan kematian jika shaken baby syndrome ini tidak segera ditangani.”

Menurut Dokter Spesialis Pediatric neurosurgery ini, shaken baby syndrome masih bisa disembuhkan asalkan kasus ini ditangani lebih dini. Jika kasus shaken baby syndrome ini terlalu lama dibiarkan orak si bayi bisa mengalami pembengkakan dan pendarahan yang ekstrim. Akibatnya, bayi bisa kehilangan kesadaran. Jika hal tersebut sudah terjadi maka operasi saraf mau tidak mau harus dilakukan pada bayi tersebut.

Sungguh ngeri jika hal demikian sampai terjadi. Bayi yang masih lemah ini harus menjalani operasi di usia mereka yang terlalu muda. Hanya karena gemes dan ingin mengayunya malah membuat dia mengalami shaken baby syndrome. Oleh karena itu orang tua harus lebih hati – hati ketika mengayun bayi.

Leave a Reply