Home >> Hukum Kriminal >> Cewe ABG Begal Motor di Palembang

Cewe ABG Begal Motor di Palembang

Kejahatan criminal begal motor akhir – akhir ini sering terjadi di berbagai daerah di tanah air. Kebanyakan dari para pelaku begal motor yang ditangkap adalah berjenis kelamin pria. Namun cerita yang sungguh miris terjadi di Palembang. Pada Minggu, 10 Mei 2015 dini hari tadi tepatnya di jalan Lebong Siarang, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami, Palembang warga berhasil menangkap delapan pelaku begal, satu diantara pelaku begal tersebut berjenis kelamin wanita. Dan yang paling mengejutkan kedelapan pelaku begal tersebut masih ABG.

Aksi begal yang terjadi dini hari tadi berawal ketika korban melintasi jalan raya dengan motor. Delapan orang pelaku yang sudah mengincar motornya kemudian mulai beraksi untuk membegal korban. Korban yang merasa ketakutan kemudian berteriak hingga membuat warga terbangun dan melihatnya.

Warga yang mengetahui bahwa itu merupakan aksi begal kemudian mengepung para pelaku yang saat itu masih berada di lokasi. Terhimpit dengan kepungan para warga, kedelapan pelaku begal tersebut mencoba melawan dengan mengacungkan senjata tajam yang sudah mereka bawa.

Warga yang kompak kemudian berhasil meringkus kedelapan pelaku begal tersebut. ketika hendak menghakimi para pelaku begal tersebut, beberapa intel dari Kodam II Sriwijaya segera mendatangi lokasi kemudian mengamankan para pelaku. Kedelapan pelaku begal kemudian dibawa ke markas Detasemen Intel Kodam II Sriwijaya yang tak jauh dari TKP. Setelah itu mereka kemudian diserahkan ke kepolisian.

Dari pemerikasaan yang dilakukan oleh pihak kepolisian, kedelapan pelaku begal tersebut masih berstatus pelajar. Rata – rata usia mereka antara 16 – 17 tahun. Dan yang paling ironis salah satu pelaku begal tersebut dengan inisial TA adalah cewe yang masih ABG. Pelaku yang lain berisinial MR, RH, MB, JAP, RV, MS, dan IYU.

Para pelaku yang masih menjalani proses pemeriksaan dengan laporan percobaan pembegalan ini hingga berita ini ditulis masih berada di kepolisian setempat. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti senjata tajam seperti pedang dan parang dari tangan pelaku.

Pemeriksaan yang intensif masih dilakukan oleh pihak kepolisian terhadap para pelaku begal untuk mengetahui jejek rekam aksi begal mereka. Meski masih berstatus pelajar, namun proses hukum atas aksi percobaan pembegalan ini akan tetap ada hukum yang berlaku untuk mereka.

Leave a Reply