Home >> Berita Jatim >> Bupati Ngawi Ingin Segera Atasi Penambang Liar

Bupati Ngawi Ingin Segera Atasi Penambang Liar

Ngawi adalah salah satu daerah yang kaya akan Sumber Daya Alam (SDA) di Jawa Timur. Banyaknya perbukitan disana membuat Ngawi menjadi salah satu destinasi para penambang untuk menggali galian tanah dan batu di sana. Beberapa penambang memang ada yang mengantongi izin resmi untuk menambang namun beberapa penambang yang lain merupakan penambang bodong yang tidak mengantongi izin apapun dari pemerintahan setempat.

Aktivitas para penambang liar galian C di Ngawi menjadi sorotan banyak kalangan. Salah satu kawasan di Ngawi yang menjadi sorotan adalah kawasan Kendal. Di kawasan ini aktivitas penambangan liar kian marak terjadi.

Bupati Ngawi, Budi Sulistyono merasa geram dengan aktivitas para penambang liar tersebut. akibat aksi penambangan liar tersebut, alam yang indah di Ngawi juga menjadi rusak. Selain banyaknya truk yang lalu lalang melintasi jalanan membuat kondisi jalanan di Ngawi semakin bertambah parah kondisinya.

Menurut Budi Sulistyono, “tambang batu dan tanah uruk bukan menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab). Berdasarkan Undang – Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintaan Daerah, perizinan pertambangan sudah diambil alih oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov).”

Pemkab yang sudah geram dengan aksi tambang liar di wilayahnya ini akan segera berkoordinasi dengan Pemerintah Propinsi Jatim mengenai wilayah yang diizinkan atau layak untuk dijadikan lokasi pertambangan. Bukan hanya masalah wilayah dan perizinan yang akan dibawanya ke Pemprov tetapi juga soal infrastruktur siapa yang nanti bakalan bertanggung jawab terhadap infrastruktur khususnya jalan karena jalan adalah tanggung jawab Pemkab. Jadi masalah ini juga harus dikoordinasikan dengan Pemprov, tambahnya.

Dewan menilai Pemkab yang selama ini kurang berani mengambil sikap yang tegas terhadap praktek pertambangan liar di Kendal. Menjawab tudingan tersebut, Bupati Ngawi, Budi Sulistyono berjanji akan menyusun peruntukan lahan dan pengembangan wilayah pertambangan. Akan dilakukan pula kajian terhadap lingkungan pertambangan tersebut supaya nanti juga disesuaikan dengan potensi daya dukung lingkungan sekitar tambang dan sistem biologi di lokasi tersebut. Pemkab juga akan melakukan identifikasi terhadap pelaku perambangan tidak hanya di Kendal tetapi juga di seluruh Ngawi.

Leave a Reply