Home >> Internasional >> David Cameron Optimis di Pemilu Inggris

David Cameron Optimis di Pemilu Inggris

Pemilihan Umum (Pemilu) Inggris telah dilaksanakan pada hari Kamis 7 Mei 2015 kemarin. Inggris merupakan negara yang menerapkan sistem parlementer untuk kepemerintahanya. Pemerintahan di Inggris di kepalai oleh Perdana Menteri dan dibantu oleh para menterinya. Sedangkan Raja atau Ratu sebagai kepala Negara dan symbol dari kenegaraan.

Salah satu Calon Perdana Menteri (PM) Inggris yang saat ini juga masih menjabat sebagai Perdana Menteri Inggris David Cameron optimis di Pemilu Inggris 2015. David Cameron sangat yakin bakalan bisa menduduki jabatan sebagai Perdana Menteri Inggris untuk lima tahun ke depan setelah hasil exit poll menunjukan namanya masih di atas dari nama pesaingnya yaitu Ed Miliband.

David Cameron maju di Pemilu Inggris bersama Parti Konservatif . sedangkan Ed Miliband maju di Pemilu Inggris bersama Partai Buruh. Melalai data yang dirilis oleh exit poll, sementara ini Partai Konsevatif berhasil memperoleh 316 kursi dari 650 kursi yang tersedia di parlemen. Partai Buruh berhasil mendapatkan 239 kursi. Dari hasil yang dirilis exit poll tersebut, jarak yang cukup jauh antara kedua partai sementara memenangkan Partai Konservatif.

Michael Gove, politikus dari Partai Konservatif mengatakan, “jika hasil exit poll terbukti benar maka Partai kami telah memenangkan Pemilu Inggris 2015.”

Exit poll merupakan metode hitung cepat sama seperti quick count dari pemilihan umum yang sedang berlangsung. Exit poll melakukan penghitungan survey dengan cara bertanya langsung kepada setiap pemilih di Tempat Pemungutan Suara (TPS) setelah para pemilih menggunakan hak pilihnya.

Selama ini jejak rekam exit poll di Inggris menunjukan hasil yang cukup baik. Namun pada Pemilihan Umum Inggris kalai ini, kemungkinan kesalahan dalam penghitungan suara sementara bisa lebih besar mengingat jumlah partai yang ikut dalam Pemilu kali ini.

Metode penghitungan suata cepat memang kadang kala bisa sangat akurat namun kadang kala juga bisa malah membingungkan seperti apa yang pernah terjadi di Pemilihan Umum di Indonesia lalu. Beberapa quick count menunjukan hasil yang berbeda yang seakan memenangkan calon tertentu.

Lalu bagaimana dengan exit poll di Inggris? Apakah hasil sementara dari hitung cepat tersebut akurat? Kita tunggu saja bagaimana hasil final penghitungan suara dari Pemilu Inggris 2015.

Leave a Reply