Home >> Otomotif >> Motor >> Perhatikan V-Belt Motor Matik untuk Kelancaran Berkendara

Perhatikan V-Belt Motor Matik untuk Kelancaran Berkendara

Motor matik saat ini menjadi primadonya motor. Motor matik dianggap lebih mudah dikendarai apalagi bagi mereka yang tidak ingin ribet dengan kopling dan gigi perseneling. Tinggal sekali tarik tuas gas, maka motor sudah dapat berjalan dan dikendarai.

motor matik memiliki mekanisme mesin yang berbeda dengan motor bebek. Selain gigi persenelingnya yang otomatis, motor matik juga tidak lagi menggunakan rantai untuk menarik ban belakang. Motor matik mengganti ranti dengan v-belt.

Bisa dibilang v-belt ini merupakan bagian dari motor matik yang paling vital yang harus diperhatikan kondisinya. V-belt terdapat di bagian dari CVT sehingga tidak terlihat kondisinya kondisinya seperti apa. Berbeda dengan rantai pada motor bebek yang bisa langsung dilihat dari luar. Untuk v-belt ini jika pengendara motor ingin memeriksa kondisinya maka harus membuka baut – baut CVT terlebih dahulu.

Kondisi v-belt yang sudah usang baik karena sudah termakan usia maupun karena penggunaan maka bisa menyebabkan v-belt putus saat motor matik dikendarai. Ketika v-belt putus tidak akan merusak motor matik. Ketika putus, v-belt akan terbelah menjadi dua atau bahkan hancur menjadi kecil – kecil. V-belt yang hancur menjadi kecil – kecil ini menunjuan bahwa v-belt tersebut sudah benar – benar kritis dan sudah tak layak pakai.

Agar v-belt motor matik tidak putus saat dikendarai sebaiknya periksa secara berkala kondisi v-belt. Biasanya dari pabrik, v-belt memiliki usia pakai hingga 25 ribu kilometer. Namun supaya lebih amanya, sebaiknya memeriksa kondisinya saat jarak tempuh sudah mencapai 20 ribu kilometer.

Jarak yang ditempuh oleh motor matik bisa dilihat di odometer. Jika odometer motor matik sudah tidak berfungsi lagi, maka sebaiknya periksa v-belt setiap tiga bulan sekali. Bila kondis v-belt sudah tidak layak lagi atau sudah terdapat banyak retakan maka sebaiknya ganti v-belt tersebut untuk kelancaran berkendara.

Sangat beresiko mengendarai motor matik yang kondisi v-beltnya sudah tak layak pakai lagi. Meski tidak merusak mesin motor, namun jika v-belt mendadak putus di tengah jalan maka akan merepotkan pengedara untuk mengganti v-belt tersebut. apalagi saat pengendara tidak memiliki suku cadangnya dan tidak membawa peralatan motor yang lengkap untuk menggantinya.

Leave a Reply