Home >> Profil >> Profil Johan Budi

Profil Johan Budi

Johan Budi, siapa yang tidak kenal dengan tokoh yang satu ini. Wajahnya selalu muncul di setiap kamera wartawan setiap kali KPK memberikan statement resmi.

Johan Budi sebelumnya menjabat sebagai Juru Bicara KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). Namun semenjak kasus yang menimpa pimpinan KPK, Abraham Samad, Johan Budi bersama diangkat oleh presiden RI, Joko Widodo, sebagai pimpinan sementara KPK.

Sosok pria berkaca mata ini merupakan alumni dari salah satu universitas terkemuka di negeri ini, Universitas Indonesia (UI) jurusan Teknik Gas dan Kimia. Setelah selesai dibangku kuliahnya, Johan Budi bekerja di perusahaan Petrokimia.

Meskipun sudah bekerja untuk perusahaan besar, lantas tidak membuat karir Johan Budi mandek disitu saja. Dia yang tertarik dengan dunia jurnalistik kemdian melanjutkan karir sebagai wartawan di Forum Keadilan.

Karir Johan Budi di dunia jurnalistik kemudian berlanjut hingga akhirnya dia bergabung dengan Majalah Tempo. Karirnya begitu memukau di majalah tersebut hingga akhirnya dia berhasil meduduki jabatan sebagai Kepal Biro Jakarta, Kepala Tempo News Room dan Redaktur bidang nasional.

Setelah menduduki kursi yang nyaman di Majalah Tempo, Johan Budi kemudian memutuskan untuk bergabung dengan KPK. Di tahun 2007, dia kemudian diangkat sebagai juru bicara KPK. Di tahun berikutnya, 2008-2009 Johan Budi merangkap jabatan sebagai Direktur Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK. Pria yang jarang tersenyum di depan kamera ini sudah tiga periode menduduki jabatan sebagai juru bicara KPK. Pada tahun 2014 lalu, karir Johan Budi di KPK juga semakin cemerlang. Dia diangkat sebagai Kepala Biro Humas KPK dan juga sebagai Deputi Pencegahan KPK.

Karir yang begitu cemerlag seorang Johan Budi bukan berarti mulus tanpa masalah. Pria berkaca mata ini pernah dua kali dilaporkan ke polisi. Kasus pertama dia dilaporkan oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pada bulan mei 2013. Dia dilaporkan karena menyebut PKS yang tidak kooperatif dalam perkara penyitaan harta milik Lutfi Hasan Ishaq yang tersangkut kasus suap.

Kasus yang kedua di kepolisian yang menyeret namanya adalah kasus pelaporan oleh Andar Situmorang, salah satu pimpinan LSM. Johan Budi dilaporkan karena menyalahgunakan wewenang menemui Nazarudin yang saat itu berpekara dengan KPK.

Meskipun karirnya sangat bagus di KPK, namun Johan Budi sering mengajukan pengunduran diri sebagai juru bicara KPK selain terkait kasus yang menimpanya juga karena dia ingin fokus mengikuti seleksi calon pimpinan KPK dan mengerjakan tugasnya sebagai Deputi Pencegahan KPK.

Leave a Reply