Home >> Berita Jatim >> GUBERNUR JATIM SAMBUT PARADE KEKUATAN TNI AD
Gubernur Jatim Soekarwo bersama Pangdam V Brawijaya, Kapolda Jatim dan pimpinan unsur TNI menyaksikan tukang becak yang ikut memeriahkan Peringatan Hari Juang Kartika ke 69 yang digelar di Lapangan Rampal Kota Malang
Gubernur Jatim Soekarwo bersama Pangdam V Brawijaya, Kapolda Jatim dan pimpinan unsur TNI menyaksikan tukang becak yang ikut memeriahkan Peringatan Hari Juang Kartika ke 69 yang digelar di Lapangan Rampal Kota Malang

GUBERNUR JATIM SAMBUT PARADE KEKUATAN TNI AD

Gubernur Jawa Timur  Soekarwo yang lekat disapa Pakde Karwo saat menghadiri Peringatan Hari Juang Katika yang ke 69 di Lapangan Rampal Kota Malang, Senin awal minggu lalu nampak sangat gembira saat menyaksikan Parade Kekuatan TNI AD seusai pelaksanaan upacara peringatan Hari Kartika yang ke 69.

Parade atau Defile yang memamerkan Alutsista TNI AD sebagai lambang kekuatan TNI yang sekaligus menjadi garda terdepan dalam membentengi Negara Kesatuan Republik Indonesia ini begitu memukau Gubernur Jatim Soekarwo atau yang biasa disana dengan Pakde Karwo dan para Pejabat Tinggi Jatim yang ikut hadir dalam kesempatan tersebut. Yakni Kapolda Jatim, Pangdan V Brawijaya sendiri, Kajati, Panglima Devisi Kostrat, Panglima Abdul Rahman Saleh Malang serta para pejabat undangan lainnya.

Betapa tidak memuka, parade yang diawali oleh barisan petinggi TNI AD yang membawa lambang-llambang kehormatan/ kebesaran TNI AD, dibelakangnya diikuti barisan Alutsista yang terdiri Tank yang jumlah puluhan, mobil ambulan, kendaraan roda empat serta mobil truk yang membawa pasukan lengkap dengan peralatan serta akodasi perang. Selain parde dari TNI AD, defile ini juga diramaikan oleh parade Sepeda kuno, motor kuno, monil kuno serta becak dan motor Gede, juga diikuti oleh rpparade dari FKPPI Jatim yang terdiri dari defile mobil Penanggulangan Bencana, Mobil Ambulance, serta dua buah mobil bantuan untuk TNI AD dan ditutup oleh Defile Motor Gede (MOGE) oleh perkumpulan Moge se Malang Raya.

Setelah Parade usai, maka acara dilanjutkan pertunjukan tari remo serta pagelaran tari Jawa Timuran yang ditarikan lebih dari 30 orang penari serta ditutup dengan acara pemotongan tumpeng oleh Pangdam V Brawijaya beserta Isteri, dan potongan tumpeng langsung diserahkan langsung pada masyarakat yakni Sugeng yang sehari-harinya bekerja menjadi tukang becak serta pada Pak Wasiyo yang setiap harinya bekerja sebagai tukang Sapu atau tukang kebun/sapu jalan.

Sebelum parade, lebih dulu acara dibuka dengan pelaksanaan upacara Hari Juang Kartika yang 69 yang dipimpin langsung oleh Pangdam V Brawijaya, dengan diikuti seluruh prajurid ABRI (TNI AD) se Jatim. Mulai dari yang berpangkat Balok merah Barada sampai Petinggi TNI AD atau Jenderal Bintang Dua semua ikut hadir untuk meramaikan Peringat Hari Juang Kartika yang 69 di Lapangan Rampal Kota Malang.

         Seusai Upacara berlangsung Pakde Karwo mengatakan, selamat buat TNI manunggal bersama Rakyat, dengan TNI bersama rakyat, maka Negara menjadi kuat, aman dan nyaman. Sebab, aman dan nyaman adalah merupakan kekuatan dan modal untuk membangunan Negara. Karena dengan aman dan nyaman maka banyak pembangunan yang dapat dilaksanakan dan bias dicapai.” Sebab, tugas dan simbul TNI adalah menjadi pejuang Tentara Nasional Indoensia (TNI) yang bertugas dan bertanggung jawab atas keamanan rakyat serta menjaga martabat dan kehormatan Negara kesatuan Republik Indonesia.

Leave a Reply