Home >> Wisata >> Monumen Kapal Selam Surabaya Sebagai Tujuan Wisata
Monumen Kapal Selam Surabaya

Monumen Kapal Selam Surabaya Sebagai Tujuan Wisata

Seperti yang telah diketahui, Surabaya merupakan salah satu kota yang syarat akan nilai sejarah dari mulai jaman penjajahan. Efek dari sejarah tersebut membuat kota pahlawan ini sering dijadikan sebagai tujuan wisata yang datang dari berbagai penjuru Indonesia. Salah satu tempat yang direkomendasikan untuk dikunjungi adalah Monumen Kapal Selam Surabaya. Dari namanya saja kita bisa mengetahui jika tempat tersebut adalah sebuah tempat bersejarah mengenai peralatan maritim Indonesia. Monumen kapal selam ini tidak berbentuk bangunan biasa, akan tetapi monumen kapal selam ini dibuat dari kapal selam sungguhan sehingga pengunjung benar-benar merasakan keadaan kapal selam sesungguhnya. Hanya saja desain interiornya telah dimodifikasi dan difungsikan sebagai monumen peralatan kapal selam Indonesia.

Monumen yang merupakan kapal selam asli ini adalah kapal selam yang pernah dipakai dalam pertempuran laut Aru ketika membebaskan Irian dari Belanda. Kapal selam ini adalah KRI Pasopati 410, salah satu armada angkatan laut Indonesia yang dibuat oleh Uni Soviet pada tahun 1952 dengan type Whiskey Class. Para pengunjung yang datang ke Monumen Kapal Selam Surabaya akan dibawa ke suasana asli kapal selam dimana di dalam monumen tersebut ada salah satu ruangan yang kedap air sehingga hawanya cukup panas dan minim oksigen. Para pengunjung akan melihat alat apa saja yang terdapat dalam kapal selam ini dan akan dijelaskan oleh pemandu wisata bagaimana pertempuran laut yang menggunakan kapal selam terjadi. Para wisatawan akan mengetahui bagaimana para tentara laut Indonesia bertempur dengan musuhnya dan ini merupakan salah satu bukti ketangguhan tentara Indonesia dalam pertempuran di Laut.

Monumen Kapal Selam Surabaya diresmikan pada tanggal 27 Juni 1998 dan membutuhkan usaha ekstra untuk membuat monumen tersebut. Karena merupakan kapal selam asli, untuk membawanya ke darat, kapal selam ini harus dipotong menjadi 16 bagian dan dirakit ulang menjadi sebuah monumen tanpa menghilangkan beberapa bagian penting yang menjadi saksi sejarah kapal selam tersebut. Monumen ini dibangun untuk memperingati ketangguhan para pahlawan Indonesia dalam menghadapi penjajah dan sekaligus ingin terus membuat landmark jika Surabaya adalah kota para pahlawan. Perjuangan yang telah dilakukan oleh arek-arek Suroboyo ini pantas untuk diabadikan dengan sebuah museum agar generasi muda mengetahui sejarah perjuangan pahlawan Indonesia.

Nah, untuk liburan hari raya seperti ini sangat cocok untuk dijadikan sebagai salah satu tujuan wisata khususnya untuk para orang tua yang membawa anaknya. Jangan hanya membawa ke tempat rekreasi bermain saja namun bawalah anak-anak anda ke tempat edukatif seperti museum agar anak anda tidak melupakan sejarah. Para wisatawan juga jangan khawatir karena di museum kapal selam ini tersedia panggung untuk hiburan sehingga tidak akan jenuh. Desain yang telah disesuaikan dengan kebutuhan tanpa harus merubah bentuk asli mampu menarik para wisatawan sehingga benar-benar akan menikmati kunjungan anda ke museum tersebut.

Terkadang, saat ini banyak orang tua yang lebih membawa anak-anak mereka ke tempat rekreasi bermain. Jika mengingat salah satu petikan ucapan Soekarno yang berbunyi “bangsa besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya” maka keberadaan Monumen Kapal Selam Surabaya adalah salah satu upaya untuk membuat bangsa Indonesia ini menjadi besar. Generasi muda terus dikenalkan dengan sejarah perjuangan bangsa sehingga akan menumbuhkan rasa nasionalisme yang semakin tinggi dan mencintai tanah airnya Indonesia.

Leave a Reply