Home >> Berita Jatim >> Tingkat Baca Di Jatim Urutan ke Empat Asia Timur
Wagub Jatim Buka Parade Baca Jatim

Tingkat Baca Di Jatim Urutan ke Empat Asia Timur

Jawa Timur menjadi urutan ke empat tingkat bacanya yakni hanya mencapai 56 % dari seluruh jumlah penduduk Jatim sebanyak 38 Juta lebih. Thailand urutan ke tiga yang bisa mencapai 65 %, dan Singapura menduduki urutan ke dua atau 74 % serta peringkat pertama diraih Bangkok yakni sebesar 76 % Tingkat Baca masyarakatnya sudah tinggi.

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf saat membuka Parade Baca Jatim cerdas dan Pameran Buku tahun 2014 di Jx. Internasional Surabaya, Selasa (11/11).


Sementara itu, lanjut Gus Ipul, Indonesia sendiri masuk urutan ke Enam setelah Filipina dengan skor 52 persen untuk Indonesia dan 53 persen Filinina. “ berarti minat baca atau tingkat baca masyarakat jatim jauh lebih tinggi atau lebih baik dibanding masyarakat Indonesia pada umumnya serta masyarakat Filipina. Data ini diperoleh dari International Association For the Evaluation of Education Achievermen.

Oleh karena itu, saat ini pemprov. Jatim menghelat acara Akbar yaitu Parade Baca Jatim Cerdas sekaligus pameran buku tahun 2014 dengan maksud untuk meningkatkan minat baca masyarakat Jawa Timur mulai dari tingkat SD sampai dengan tingkat perguruan tinggi serta masyarakat Jatim pada umumnya. “ Karena kami (Gubernur dan Wagub) sadar, dengan membaca maka anak- anak serta masyarakat bisa menjadi pintar, cerdas serta meningkat kesejahteraannya,” jelas Gus Ipul.

Dijelaskan, dengan membaca banyak manfaat yang diperoleh oleh sipembaca antara lain; pertama bisa mengembangkan keluwesan dan kefasihan dalam bertutur kata; kedua mengembangkan pemikiran dan cara berfikir; ketiga meningkatkan pengetahuan, memori dan pemahaman dan keempat bisa membantu menumbuhkan saraf-saraf baru di otak serta yang kelima adalah bisa menjernihkan cara berfikir dan menyalurkan hobi membaca.

Guna meningkatkan dan menambah minat baca masyarakat di Jatim, pemerintah terus berupaya menambah dan melengkapi sarana serta prasarana tempat baca seperti perpustakaan dan Ruang baca baik di kota maupun di desa serta di Pojok- pojok Plaza. Atau tempat belanja. Sampai dengan tahun 2013, jumlah perpustakaan di Jatim sebanyak 26.331 Perpustakaan yang terbagi menjadi beberapa tempat atau tingkatan. Yakni Perpustakaan Desa sebanyak 2.130 perpustakaan desa, Perpustakaan sekolah (SD,SMP dan SLTA) sebanyak 17.946 Perpus Sekolah, Perpustakaan Rumah Ibadah 4.378 Perpus, Perpus Perguruan Tinggi 305 Perpus PT dan Perpus Ponpes 1.043 Perpus Pondok serta Perpus Dinas/Instansi sebanyak 529 perpus. Ditambah lagi Taman baca Masyarakat di jatim sebanyak 991 TBM.

Sebetulnya kalau dilihat dari jumlah desa/kelurahan di jatim yang jumlah 8.605 desa/kelurahan, sementara jumlah perpus di desa/ kelurahan di jatim baru sekitar 2.861 perpus atau baru mencapai 28,87 % berarti masih sangat kurang. “ Meski begitu, Pemprov. Jatim optimis dalam waktu tidak terlalu lama Jatim bisa membangun perpustakaan di seluruh desa/kelurahan yang ada di Jatim. Sebab, semua stake holder dan seluruh elemen masyarakat jatim bahu membahu guna meningkatkan minat baca serta kesejahteraan masyatakat jatim,” terangnya.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Gus Ipul mengharapkan, dengan diadakannya acara Akbar ini semoga minat baca anak- anak kawula muda sebagai generasi penerus bangsa akan semakin tumbuh lebih baik lagi dan bisa merubah mindset serta paradigma masing- masing individu. Yang tadinya hanya senang dan suka nonton TV sekarang berubah serta beralih lebih senang membaca, karena dengan membaca maka memori seseorang akan lebih tajam dan berkembang.

Leave a Reply