Home >> Hukum Kriminal >> Penyidik Bareskrim Menangkap Penyidik KPK

Penyidik Bareskrim Menangkap Penyidik KPK

Jumat kemarin, 1 mei 2015, terjadi peristiwa penangkapan penyidik KPK oleh penyidik Bareskrim. Novel Bawedan yang saat ini menjabat sebagai penyidik KPK pada jumat malam lalu pukul 00.00 WIB ditangkap di rumahnya. Kemudian dia dibawa oleh penyidik Bareskrim Mabes Polri untuk di BAP (Berita Acara Pemeriksaan).

Proses BAP yang dilaksanakan pada pukul 02.00 pagi ini tidak mendapatkan keterangan apapun dari Novel Baswedan karena dia menolak memberikan keterangan lantaran tidak ada kuasa hukum yang mendampinginya. Tepat pukul 03.00 pagi pengacara Novel tiba di Bareskrim, namun sayangnya dia tidak bisa bertemu dengan Novel. Barulah pada pukul setengah Sembilan pagi dia berhasil bertemu dengan Novel.

Muji, kuasa hukum Novel Baswedan, dibuat geram dengan proses penahanan Novel Baswedan. Setelah klienya di BAP, Novel kemudian diminta untuk menjalani sidik jari dan tes kesehatan. Muji sendiri tidak tahu untuk apa klienya musti menjalani sidik jari dan tes kesehatan namun dia sudah menduga bahwa hal itu dilakukan untuk menahan klienya.

Dugaan Muji ini ternyata tepat, setelah menjalani BAP, sidik jari dan tes kesehata Novel kemudian digelandang ke Rutan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok. Novel yang merasa keberatan kemudian mempertanyakan alasan penahananya. Dalam surat penangkapan yang dilayangkan kepadanya hanya tertulis bahwa dia ditangkap untuk diperiksa bukan untuk ditahan.

Muji menganggap penangkapan terhadap klienya ini termasuk mengada – ada karena selama proses pemeriksaan Novel sudah kooperatif. Seharusnya tidak ada alasan penahanan terhadap klienya tersebut.

Penolakan penahanan oleh Novel ini kemudian ditanggapi oleh Penyidik Bareskrim dengan mengeluarkan sura perintah penahanan terhadap Novel. Alasan penahanan terhadap Novel antara lain adalah menghilangkan barang bukti, melarikan diri dan mengulangi kejahatan.

Kuasa hukum Novel, Muji, menanggapi alasan penangkapan terhadap klienya itu. Bagaimana mungkin Novel akan melarikan diri karena saat ini dia menjabat sebagai penyidik KPK, bagaimana mungkin juga dia menghilangkan barang bukti karena barang bukti tersebut juga sudah ada di polisi, bagaimana pula dia mengulangi tindakanya lagi karena saat ini dia bukan lagi anggota polri?

Penangkapan terhadap Novel ini terkait kasus yang dituduhkan kepadanya. Kasus ini terjadi pada tahun 2004. Saat itu Novel bertugas di Polres Bengkulu dan disangka menganiaya seorang pencuri sarang burung wallet hingga tewas.

Leave a Reply