Home >> Properti >> Mau Tahu Cara Memulai Bisnis Properti? Baca Sini
Cara Memulai Bisnis Properti

Mau Tahu Cara Memulai Bisnis Properti? Baca Sini

Bisnis adalah suatu usaha pribadi maupun kelompok di dalam menyediakan barang ataupun jasa kepada masyarakat, yang mana dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan atau benefit. Oleh karena itu, di dalam menjalankan bisnis, harus memiliki modal yang cukup mumpuni. Dalam hal ini khusus nya modal mental, selain dari modal uang atau modal material. Hal tersebut dikarenakan modal mental merupakan sebuah dasar yang harus di miliki oleh pelaku bisnis di dalam menjalankan bisnis. Dengan memiliki modal mental yang cukup, pelaku bisnis bisa mengikuti persaingan yang begitu ketat di dunia bisnis di luar. Dengan begitu bisnis dari pelaku bisnis tersebut bisa berkembang dengan baik.

Berdasarkan  uraian penjelasan di atas mengenai bisnis, Apakah Anda tertarik untuk melakukan bisnis ?  Anda bisa memilih jenis bisnis yang Anda sukai. Ada bisnis properti, bisnis pakaian, bisnis properti dan bisnis lainnya. Memilih bisnis properti, penulis rasa itu suatu hal yang tepat. Hal tersebut dikarenakan ada peluang pada saat ini, yang mana properti merupakan suatu produk yang sering dicari oleh masyarakat.

Dengan melihat peluang tersebut, Anda masih bingung karena Anda tidak tahu cara memulai bisnis properti tersebut? Jika benar begitu, Anda tidak perlu khawatir karena di artikel ini , penulis akan memberikan informasi mengenai cara memulai bisnis properti. Hal tersebut dapat Anda baca di pembahasan berikutnya.

Cara – Cara Memulai Bisnis Properti

Seperti yang telah dijelasakan di atas mengenai bisnis, dan macam – macam bisnis yang ada pada saat ini, termasuk bisnis properti. Nah, di pembahasan ini, penulis akan membahas mengenai cara memulai bisnis properti.  Hal tersebut dimaksudkan agar Anda tidak salah melangkah sebelum melakukan bisnis.

1. Anda sebaiknya berinvestasi dengan seimbang, ketika membuka bisnis. Dengan berinvestasi dengan seimbang  ketika dalam memulai bisnis akan memberikan keuntungan tersendiri bagi Anda. Contohnya seperti dengan menekan dana Anda terlebih dahulu ke saham , kemudian setelah mendapat untung Anda dapat memakainya untuk membeli properti . Selain dari pada itu, Anda dapat mengasah kemampuan Anda di dalam berinvestasi sehingga kelak Anda akan memperoleh pundi –pundi keuntungan (selain Anda meminimalisir hal- hal yang buruk, ketika bisnis Anda tidak berjalan dengan baik). Dan perlu diingat, di dalam memulai investasi, Anda tidak perlu memulainya dengan dana yang banyak. Anda bisa berinvestasi mulai dari Rp. 10.000  sampai Rp 50.000 per minggu.

2. Anda sebaiknya dan harus mengumpulkan tabungan terlebih dahulu sebelum memulai bisnis.  Hal tersebut dikarenakan, ketika Anda berbisnis properti misalnya apartemen, rumah, dan lain sebagainya, apakah Anda siap untuk mengeluarkan biaya yang lumayan besar. Contohnya yaitu biaya perawatan rumah / apartemen (misalnya biaya kebersihan, biaya keamanan, dan lain- lain) sebelum properti tersebut ditempati atau disewakan kepada orang lain . Oleh karena itu, langkah terbaik bagi Anda adalah Anda menyimpan dana lebih banyak di tabungan sebelum Anda berbisnis properti. Dengan begitu Anda dapat terlindungi dari biaya- biaya tambahan.

3. Anda harus membuat riset kecil- kecilan mengenai lokasi, sebelum Anda memulai bisnis properti. Hal tersebut dimaksudkan agar Anda dapat mencapai target market atau target pasaran Anda yang sesuai dengan tujuan Anda di dalam berbisnis properti tersebut.

Kemudian yang perlu diperhatikan Anda dalam berbisnis properti tersebut adalah Anda perlu menyediakan tidak perlu menyediakan fasilitas pendukung dengan komplit yaitu seperti kolam renang, gym, lift dan lain- lain. Namun yang perlu Anda perhatikan yaitu Anda sebaiknya mengusahakan bahwa lokasi bisnis properti (rumah/ apartemen) Anda tersebut tidak jauh dari sarana- sarana umum. Memang kawasan dekat pusat kota tersebut bagus, namun Anda pun harus memperhatikan pertumbuhan kota tersebut ke depannya.

Ada baiknya jika Anda berbisnis properti yang berdekatan dengan stasiun kereta. Hal tersebut dikarenakan sarana transportasi tersebut akan terus dipakai dalam kurun waktu yang cukup lama. Namun, Anda harus tetap berhati- hat terhadap wilayah yang mempunyai sentimen negatif seperti dekat bandara, terminal dan lain – lain yang selalu padat.

Itulah tadi cara memulai bisnis properti, semoga artikel inii bermanfaat buat Anda.

Leave a Reply