Home >> Properti >> Manfaat Dan Cara Pemasangan Paving Block
Paving block

Manfaat Dan Cara Pemasangan Paving Block

Paving block adalah bahan bangunan yang di pasang di halaman dan taman bahkan paving berfungsi sebagai pengganti aspal yang di pasang di jalan pom bensin dan terminal. Membuat paving dengan tiga cara yaitu cara manual, semi otomatis, dan otomatis. Membuat paving dengan cara manual seperti halnya membuat batu merah yaitu mengaduk pasir di campur dengan semen dengan takaran sesuai kebutuhan ada yang menggunakn takaran 4:1, 3:1, dan 2:1, satu adalah ukuran semen sedangkan empat, tiga dan dua adalah ukuran pasir. Semakin sedikit ukuran dan takaran pasir maka paving akan semakin kuat kuallitasnya, kekuatan tersebut bisa di ukur dengan Mesin Tes Hidrolis (Torsee Universal Testing Machine). Cara mengetahui karakteristik kekuatan paving block yang berkualitas baik yaitu paving block yang mempunyai nilai kuat tekan tinggi, jika tidak terjadi pecah atau keretakan berarti paving block itu masuk dalam kategori paving yang kuat.

Bisnis paving block sepertinya akan selalu mengalami peningkatan sebab masih banyak yang membutuhkan bahan bangunan berupa paving ini, model yang di buat sangat berbeda-beda dengan variasi sesuai dengan kebutuhannya. Ada paving tiga berlian, paving segi enam, paving donat. Paving yang di peruntukan taman dan jalan tentu memiliki perbedaan antara bentuk dan kualitasnya. Kalau untuk taman tentu yang paling cocok adalah paving yang memiliki lobang pada bagian tengah seperti model roster atau di sebut dengan paving donat.

Untuk memasang paving block perlu beberapa cara agar benar-benar memenuhi persyaratan standar paving:

  1. Sebelum paving di pasang tanah tersebut harus di keraskan dengan menggunakan alat atau manual,  setelah kemiringan dan kemiringan telah terukur dengan pas dan selanjutnya menimbun pasir dengan ketebalan antara lima cm. penimbunan pasir ini bertujuan agar mempermudah pemasangan paving, dan menghindarkan paving dari kerusakan pemasangan serta ketika di lewati kendaraan seperti memiliki daya pegas tersendiri.
  2. Untuk pemasangan paving dengan cara berdiri pada atau duduk pada paving yang telah terpasang, pemasangan mengikuti alur paving apakah maju kedepan atau menyamping kiri atau kanan.
  3. Setelah semua terpasang maka finishing pemasangan paving memasang tembok/las-lasan penguat pada samping paving bila paving terlalu besar maka lakukan pemotongan dengan alat pemotong paving, pastikan semua paving telah terkunci dengan kuat.
  4. Supaya paving benar-benar padat, maka lakukan pemadatan paving dengan staperplate ( saat melakukan pemadatan jangan lupa sambil memberikan pasir halus pada setiap nat/lobang antara paving satu dengan yang lainnya dengan cara di sapu dengan sapu lidi ) atau menggunakan alat manual seperti batu cor yang di guling-gulingkan berkali-kali, atau menggunakan kendaraan dengan memajukan dan memundurkan kendaraan anda.
  5. Setelah semua selesai terpasang tinggal membersihkan batu paving dan sisa pasir yang tidak masuk pada lobang antara paving block tersebut.

Leave a Reply