Home >> Gaya Hidup >> Kesehatan >> Cerita Sembelit
Cerita-sembelit

Cerita Sembelit

Beberapa hari ini, banyak orang yang mengeluh susah buang air besar pada saya. Saya tidak mengerti mengapa mereka curhat tentang kehidupan dan persoalan perut mereka pada saya. Apa karena muka saya bikin mules sehingga membantu melancarkan buang air besar? Entahlah, yang jelas sembelit ini sepertinya sudah menjadi permasalahan umum masyarakat, terutama mahasiswa yang asupan gizinya tidak terkontrol. Tidak sarapan, lupa mengkonsumsi buah buahan, jarang minum, menunda waktu makan, dan sebagainya. Buang air besar jadi tidak teratur, ujungnya terkena penyakit perut. Kalau bukan mencret, maag, ya terkena konstipasi ini. Oh iya, buat yang belum tau, konstipasi sama saja dengan sembelit.

Masih untung bagi ibu hamil. Sembelit pada ibu hamil kala akan melahirkan ada hasilnya, dedek bayi yang lucu nan imut. Lah kalau kita yang terkena penyakit sembelit? Boro boro lucu, yang ada perut melilit, sakit, ujungnya kena ambeien, uh amit amit. Kayaknya mau periksa ke dokter juga kurang elit. Ketika ditanya oleh Dokter,
“Sakit apa dek?”
“Uh, ini… anu dok… saya susah buang air besar nih… kayaknya…”
“OOOH SEMBELIT, AMBEIEN JUGA GAK DEK??? BAB BERDARAH ??”
Lalu terdengar seantero masyarakat Indonesia dari Sabang hingga Merauke
WOW
WOW
WOW MALUNYA KAYAK APA KAN KEBAYANG YAH

Belum lagi untuk anak kosan nih yang kamar mandinya digunakan bersama sama, males banget gak misalkan pagipagi lagi sakit perut banget takshanggup lagi, nongkrong di toilet…. Ternyata fesesnya nyangkut entah dimana… Keluar tak bisa ditahanpun tak nyaman. Kemudian dari luar terdengar gedoran teman sekosan yang sedang buru buru mau kuliah pagi belum mandi. Bisa bisa pertemanan dengan anak kosan luluh lantak hanya karena persoalan mengejan tak membuahkan hasil.

Karenanya, jangan mau terkena sembelit. Sebaiknya segera ubah pola hidup anda, terutama pola makan dengan lebih baik. Perubahan pola hidup ini bisa dimulai dengan selalu membawa air minum ketika akan bepergian, hal ini penting sebagai pengingat bahwa tubuh kita butuh minum minimal delapan gelas tiap harinya. Air putih sangat baik untuk tubuh. Banyak minum air putih dapat mempermudah kerja pencernaan kita sehingga mempermudah pula buang air besar.

Selain minum, ingatlah untuk selalu makan makanan berserat setiap hari. Jika sedang sembelit, makanlah buah buahan yang lembut dan berserat tinggi untuk memperlancar kerja pencernaan, misalnya buah pepaya dan pisang. Buah buahan tersebut mudah ditemukan di warung makan dan tidak mahal. Jika kalian, terutama mahasiswa, merasa tidak mampu membeli (bahkan) buah pisang yang semurah itu, gantilah jajan gorengan anda dengan buah pisang. Harga bisa dibilang setara, namun yang satu merusak perut dan menimbulkan potensi gendut, sementara yang lainnya sehat, bergizi dan serat tinggi, serta bermanfaat bagi tubuh.

Jika sudah terlanjur terkena sembelit, kita bisa mengonsumsi obat pencahar atau laksatif. Tapi hati-hati, jika terlalu banyak kita bisa mencret. Sekian.

Leave a Reply