Home >> Wisata >> Berlibur Dengan Keluarga VS Liburan Sendirian
Berlibur Ke Malaysia

Berlibur Dengan Keluarga VS Liburan Sendirian

Adakalanya pepatah “manusia boleh berencana, tapi Tuhanlah yang memutuskan” itu ada benarnya. Banyak hal yang sudah manusia rencanakan tapi pada akhirnya tidak terlaksana. Hal itu sama seperti pada saat kita sudah merencakanan sebuah perjalanan dari jauh jauh hari, namun pada akhirnya tidak kesampaian atau gagal terlaksana. Hal tersebut bisa saja terjadi karena kurangnya perencanaan. Selain itu juga masih ada banyak faktor lain yang bisa mengakibatkan rencana sebuah perjalanan menjadi berat untuk terlaksana.

Untuk merencanakan sebuah perjalanan bagi diri sendiri tidaklah rumit, namun merencanakan sebuah liburan untuk keluargalah yang membuat kita cukup pusing.

Membuat rencana liburan bagi keluarga memang jauh lebih rumit karena menyangkut banyak orang. Sehingga makin banyak hal yang harus dipikirkan matang matang seperti tujuan wisata yang harus lebih spesifik dan cocok bagi seluruh anggota keluarga, transportasi yang tidak bisa sembarangan, pemilihan waktu yang tepat, lama kunjungan, aktivitas yang dibuat sedemikian santai hingga penyusunan anggaran liburan yang pasti lebih banyak dari biasanya.

Dikarenakan orang yang dibawa lebih banyak, pastilah rencana perjalanan menjadi lebih ruwet karena sedemikian kompleksnya dan yang pasti lebih merepotkan dari perjalanan sendiri atau hanya berdua saja. Apalagi jika dalam agenda liburan itu anda membawa anak kecil. Maka daftar hal yang harus dipersiapkan pun lebih banyak lagi.

Makin banyak orang yang dibawa, maka makin lama juga waktu yang dibutuhkan dalam sebuah kunjungan. Berbeda dengan wisata sendiri yang bisa mendatangi banyak tempat dalam satu hari, jika berlibur bersama keluarga, maka dalam satu hari anda hanya bisa mengunjungi beberapa tempat wisata saja. Anda tidak bisa memaksakan mendatangi banyak tempat dalam satu hari bersama keluarga anda karena mereka bisa kelelahan dan bahkan jatuh sakit. Bersantailah saat membawa keluarga pergi jalan jalan. Walaupun konsekuensi yang harus ditanggung dari sebuah perjalanan yang lama adalah membengkaknya anggaran akomodasi.

Untuk menentukan lokasi tujuan wisata pun menjadi terbatas. Biasanya saat travelling sendiri anda bisa pergi mendatangi tempat yang menantang seperti tempat adventure, namun karena bersama keluarga anda harus mencari tempat yang cocok untuk didatangi oleh semua umur. Walau dengan keluarga, anda tidak harus mengajak keluarga anda ke tempat bermain anak. Anda bisa mendatangi tempat yang bisa memberikan pengetahuan baru bagi seluruh anggota keluarga.

Hal yang harus anda pikirkan adalah makanan selama berlibur. Anda harus pintar pintar memilih makanan saat berwisata bersama keluarga, apalagi jika anda membawa anak yang masih kecil.

Lalu, transportasi yang digunakan selama liburan pun harus yang sesuai dan nyaman digunakan bersama. Tidak bisa yang bermacam macam atau bahkan sembarangan.

Kemudian anda pada saat memutuskan ingin berlibur, bukan hanya tempat liburan saja yang dipikirkan. Namun anda juga harus memikirkan tentang cuti bersama termasuk cuti anda, pasangan anda dan bahkan surat izin tidak masuk sekolah anak anda. Nah disinilah bagian yang menurut saya paling susah. Mendapatkan cuti untuk diri sendiri saja sulit, apalagi bisa menyamakan hari cuti dengan orang lain. Anda harus bisa mencari hari libur yang sama dengan seluruh anggota keluarga.

Saya memang belum berkeluarga, tetapi saya menulis ini berdasarkan pengalaman orang tua dari teman saya yang bercerita kepada saya dan mengajarkan saya untuk survive ketika saya tinggal di negara orang selama beberapa minggu. Beliau bercerita bahwa dulu ia memang ingin pergi berjalan- jalan namun selalu menundanya sampai saat ia sudah berkeluarga dan memiliki anak. Mengatur perjalanan untuk orang banyak sangatlah sulit. Sehingga beliau berpesan kepada kaum muda untuk tidak menunda sebuah perjalanan liburan dan harus memanfaatkan waktu yang ada untuk melihat dunia lebih luas lagi agar memiliki pengalaman hidup yang lebih banyak selagi muda.

Memang tiap orang memiliki kesempatan dan jalan yang berbeda. Walau saya belum berkeluarga, tapi saya selalu ingin bisa memiliki sebuah perjalanan ke negeri orang dengan kedua orang tua saya bila ada kesempatan yang memungkinkan.

Jadi berliburlah sebelum anda menikah. Paling tidak jelajahilah negara sendiri atau bahkan negara tetangga dulu sebelum pergi ke tempat yang lebih jauh lagi. Maka rencanakanlah liburan anda dari sekarang. Jangan sampai menghabiskan uang hanya untuk membeli gadget saja. Bisa jadi harga dua telepon seluler canggih anda bisa anda pakai untuk ke benua tetangga. Selamat melalang buana wahai kaum muda!

Leave a Reply