Home >> Agama >> Menyikapi Jatuh Cinta dalam Islam

Menyikapi Jatuh Cinta dalam Islam

Percintaan muncul kepada siapa saja. Karena cinta adalah anugerah yang allah berikan kepada makhluknya. Jadi, jatuh cinta itu gak dosa. Tapi, yang dosa itu yang selanjutnya. Contohnya pacaran, bersentuhan dan lainnya yang melanggar hukum allah. Aturan saat jatuh cinta itu harus dipelihara , sehingga bisa selalu terjaga dan menjadi benteng yang kokoh.
Bila kamu mampu menjaga kehadiran cinta, maka kamu akan mendapatkan perlindungan yang baik untuk menghadapi tantangan hidup dan badai kehidupan. Cinta dalam islam bukanlah sebagai larangan. Bahkan putri kesayangan nabi yaitu Fatimah jatuh cinta kepada Ali bin Abi Tholib, tapi karena Fatimah dan Ali bisa menyikapi cinta dengan benar Allah menjaga cinta mereka sampai – sampai setan pun tidak mengetahui rasa cinta mereka. Dan akhirnya allah pun mempersatukan mereka dalam ridhoNya.
Sering sekali koum muda kalah dengan ujian soal percintaan. Karena mereka tidak tahu bagaimana menyikapi ketika ia sedang jatuh cinta. Disini ada beberapa cara untuk mengatasi jatuh cinta.
The Power of Love
Cinta itu memiliki kekuatan, bahkan motivasi diri berawal dari cinta. Cintalah yang menjadikan kamu bertindak. Jika apa yang kita cintai benar, maka benarlah apa yang kamu lakukan. Sebaliknya jika apa yang kamu cintai itu salah, maka salah lah apa yang kamu lakukan. Jika kamu mencintai Allah, maka kamu akan tergerak menuju Allah. Sebaliknya jika kamu cinta pada selainNya maka kamu akan tertuju pada selainNya. Inilah kekuatan cinta yang menjadi cara untuk mengatasi cinta.
Takziatun Nafs
Yaitu membersihkan hati agar hati selalu sehat dan terus menjaganya. Jika kamu mencintai Allah maka kamu mencintainya karena allah ( menjaga agama Allah ), dan jika kamu membencinya maka bencilah seperti apa yang di benci Allah ( musuhnya Allah ). Setelah kamu mengetahui bahaya masalah cinta, maka kamu secara otomatis akan mengalihkan cinta kepada cinta yang hakiki, yaitu kepada Allah. Bukan berarti tidak boleh mencintai makhluqNya namun, cinta kamu kepada maklukNya lah sebagai cinta kamu kepada Allah. Cinta dalam diamlah cara yang paling baik. Hanya meminta kepada Allah untuk mempersatukan, tidak ada yang mengetahui kecuali dirinya dan Allah.

Ayo sama – sama menjaga cinta, agar tetap terjaga dan mendapat cinta dari Nya.

Leave a Reply