Home >> Pendidikan >> Tips Orang tua Mengatasi Anak Yang Ringan Tangan

Tips Orang tua Mengatasi Anak Yang Ringan Tangan

Hi mom! Bagaimana kabar anak Anda dengan usia yang semakin hari semakin bertumbuh besar? Dari yang awal masih kecil, masih belum banyak tahu hal ini dan hal itu. pasti sedikit sulit yaa mengahadapi anak Anda yang semakin hari semakin bertumbuh . apalagi jika anak Anda termasuk anak yang ringan tangan terhadap teman bermain nya atau dengan orang-orang sekitarnya. Wahh, suka cemas yaa pastinya. Suka berfikir ‘kok anak saya begitu yaa, padahal saya dirumah engga pernah ringan tangan di hadapan anak’.

Mom, perlu diketahui dengan usia anak yang sekitar 2-3 tahun itu ringan tangan cukup hal yang wajar. Perilaku ringan tangan biasanya muncul ketika anak belum bisa berbicara atau sedang mulai belajar berbicara. Usia 2-3 tahun bisa dikatakan sebagai usia transisi awal perkembangan anak, yang mana anak sedang mengalami keinginan untuk bisa menjadi mandiri. Dan mungkin itulah cara yang paling mudah dilakukan oleh anak untuk mengungkapkan emosi nya.

Orang tua juga seringkali merasa kehabisan cara untuk mengatasi kebiasaan anaknya. Banyak orang tua yang ujung-ujung nya kerapkali pukulanlah yang mendarat dibokong sikecil. Memang pada dasar nya tidak ada orang tua yang suka jika anaknya ringan tangan. Bahkan juga banyak orang tua yang mengaku merasa bersalah tiap kali setelah memukul anaknya. Namun di sisi lain juga , orang tua seringkali tidak tahu lagi apa yang harus mereka perbuat agar si anak mau nurut atau agar si anak menghentikan kenakalan nya.

Berikut tips untuk para orang tua menghadapi si anak yang ringan tangan :

  1. Kendalikan emosi Anda
    Sebagai orang tua mengendalikan emosi atau rasa marah didepan anak merupakan langkah awal yang akan menentukan Anda bisa atau tidak mengendalikan anak Anda. Perlu diketahui mom, anak seusia dini melakukan segala sesuatu nya dengan cara meniru lingkungan disekitar nya.
  2. Tunjukkan perilaku yang Anda inginkan
    Jika si anak memukul Anda, dengan tenang jauhkan tangan nya dan pegang si anak. Lalu katakan dengan singkat tapi tanpa kemarahan”Tolong jangan pukul mama, sakittt nih..” dengan menggunakan tangan nya untuk mengusap secara lembut , bagian tubuh Anda yang si anak pukul dengan mengatakan “Nihh, mama suka nya kaya gini yaa Nakk..”
  3. Selamatkan korban
    Jika ada anak lain yang menangis karna dipukul anak Anda, maka Anda supaya cepat pusatkan perhatian terhadap anak itu dan berilah sedikit hiburan pada anak itu tanpa menegur anak Anda. Jika anak Anda menyerang, maka pisahkan anak lain itu dengan aktivitas lain, kemudian baru Anda tenangkan anak Anda. Dengan nada rendah dan tanpa kemarahan. Jelaskan kepada anak secara ringkas bahwa memukul itu perilaku yang tidak dapat diterima .
  4. Mengajarkan tindakan alternatif
    Setelah si anak sudah mulai terasa tenang, Anda bisa membicarakan secara baik-baik , menanyakan penyebab yang membuat anak Anda marah. Anda bisa tekankan bahwa Anak boleh marah, tetapi tidak boleh sampai melampiaskan dengan melempar,memukul, ataupun menggigit. Anda para orang tua bisa mengajarkan alternatif lain misalnya seperti dengan menulis, menggambar, menendang bola atau dengan hal yang lain.
  5. Jangan mempermalukan si anak
    Kata-kata yang Anda pakai agar si anak berhenti memukul juga dapat menjadi sesuatu kekuatan sendiri. Jika sampai Anda mempermalukan nya, Anda hanya akan membuat si anak melawan dan membuat si anak bertindak defensif. Anda jangan sampai berkata “Kamu memang anak yang nakal yaa!!!” tapi Anda perlu katakan “Mama gasuka Nak kalau kamu memukul…”
  6. Jangan memukul untuk menerapkan kedisiplinan
    Jika Anda melarang memukul, tetapi Anda sendiri pun sering kali memukul tangan nya saat melarang sesuatu, sadar atau tidak sadar justru Anda tidak membantu si anak melihat apa yang seharusnya si anak ketahui dari suatu kebiasaan. Dengan Anda memukulnya, si anak akan memahami bahwa memukul merupakan suatu cara agar orang lain mematuhi perintah atau memenuhi keinginan nya. itu merupakan hal tidak baik ya mom.

Dengan begitu mom, sebaiknya carilah cara efektif agar anak tidak ringan tangan terhadap teman bermain nya atau terhadap orang disekitar nya. Cara salah dalam mendidik anak maka tidak akan membuat anak menjadi anak yang memiliki kepribadian yang baik.

Terimakasih, semoga bermanfaat.

Leave a Reply