Home >> Celoteh >> Keceriaan di Masa Kecil Yang Terlupakan
Keceriaan di Masa Kecil Yang Terlupakan

Keceriaan di Masa Kecil Yang Terlupakan

Masih ingat dengan masa kecil kalian bukan? Masa dimana semuanya masih berbau tradisonal masa tanpa sebuah Hp, tanpa gadget, pokoknya tanpa teknologi seperti zaman sekarang ini. Mungkin jika kalian mengingat masa kecil kalian terutama untuk anak yang berusia 18 tahun ke atas, mungkin kalian akan tertawa kecil karena mengingat begitu serunya masa kecil di zaman kalian.

Jika kita mengingat masa lalu, mungkin kita akan teringat dengan permainan-permainan tradisional yang setiap hari kita mainkan. Bagi anak kecilnya kalau ada waktu luang pasti mereka menggunakan waktu mereka untuk memanggil teman-temannya kemudian diajak berkumpul untuk bermain bersama di lapangan terbuka. Bagi pemudanya, masih banyak yang berkumpaul di masjid-masjid, atau berkumpul hanya sekedar untuk bercanda ria, atau bahkan tak jarang dari mereka ikut bermain bersama adik-adik mereka. Komunikasi dalam satu rumah juga masih terjalin sangat baik, bahkan sering dalam satu rumah berkumpaul bersama untuk sekedar bercanda ria melepas penat. Hubungan antara tetangga pun masih sangat baik, bahkan tak jarang dari mereka saling membantu ketika ada tetangga yang kesusahan.

Masa kanak-kanak di zaman dahulu lebih sering diisi dengan permainan-permainan tradisional seperti petak umpet, bentengan, kelereng, layang-layang, engklek, lompat tali, kasti, boy-boyan, ular naga, egrang, gatrik, congklak, bekel, gasing, main bola, tazos, dan masih banyak lagi permainan yang lain. Jika sudah bosan bermain, maka anak-anak zaman dulu pasti akan langsung pergi untuk bersepeda berkeliling desa atau ada juga yang langsung pergi ke sungai untuk sekedar bermain air bersama-sama. Zaman dahulu anak-anak juga tidak memandang mana yang miskin dan mana yang kaya, mereka berfikir kalau mereka itu sama dan yang penting mereka bisa bahagia bersama meskipun hanya dengan permainan-permainan sederhana.

Namun berbeda dengan zaman sekarang, anak-anak yang masih TK, masih SD kemana-mana sudah membawa gadget, permainan yang dulunya berlumuran dengan lumpur kini permainan itu telah langka kita jumpai. Anak kecil sekarang lebih senang berdiam diri di rumah untuk bermain game dari pagi sampai malam. Tak jauh berbeda dengan anak mudanya, mereka lebih memilih di kamar untuk bermain sosmed mereka atau tak jarang dari mereka yang juga asyik bermain game dari pagi hingga malam hingga mereka tak kenal waktu.

Tak jarang pula, dalam satu rumah kakak beradik atau bahkan anak dengan orang tua jarang sekali berkumpul bersama di ruang keluarga untuk sekedar berkumpul dan bercanda. Bahkan, di zaman sekarang ini banyak kita jumpai antara tetangga saja banyak yang tidak saling mengenal bahkan tidak saling perduli satu sama lain. Padahal, suatu saat kita pasti akan membutuhakn sekali bantuan dari tetangga-tetangga sekitar.

Jika dahulu mereka sering bermain ke sungai untuk nyebur atau berenang bersama teman-temannya, kini sungai itu telah berubah menjadi sungai yang kumuh, kotor, tidak terawat, bahkan sudah berubah menjadi tempat pembuangan sampah. Dahulu perempuan dengan laki-laki masih sangat polos sehingga mereka tidak pernah berfikir untuk berbuat senonoh, berbeda dengan zaman sekarang kalau ada perempuan dengan laki-laki yang baru aja dekat udah diteriakin “ciee pacaran ya”.

Jadi, untuk generasi muda sekarang, ayo sedikit bernostalgia ke masa kecil kalian, mengingat betapa asyiknya masa kecil kalian bersama kawan-kawan kalian. Kemudian, ingat-ingat lagi berapa juta kenangan yang sebenarnya ada dalam otak kalian. Setelah itu terapkan hal-hal positif di masa kecil kalian untuk generasi muda di masa sekarang.

Nah, itu sedikit cerita di masa kecil. Semoga bermanfaat. Jangan lupa share dan baca artikel lainnya ya 😀

Leave a Reply