Home >> Celoteh >> Dunia Adalah Kehidupan Dan Kesenangan Yang Sementara

Dunia Adalah Kehidupan Dan Kesenangan Yang Sementara

Dunia adalah  tempat tinggalnya manusia untuk sekarang ini.kita hidup didunia ini hanya sementara bukan selamanya.hidup didunia jangan Cuma untuk main-main atau foya-foya saja.tetap berusaha untuk menjadi yang terbaik karena kita hidup didunia ini hanya sekali makanya jadi yang terbaik.

Hidup didunia hanya sekali tapi kalau kita bisa menjalankannya dengan baik maka sekali saja sudah cukup.didunia ini perbanyaklah beramal dan beribadah pada alloh.karna kita tidak tahu kapan kita akan mati.dan gunakan lah waktu dengan sebaik mungkin gunakan untuk hal-hal yang positif dan bermanfaat untuk diri sendiri dan orang lain.

Ketika kita merasa tersaingi itu menunjukkan kotornya hati…ingat kita hidup hanya sekali jangan sampai nanti kita kembali menghadap alloh dalam keadaan hati yang kotor.maka dari itu hidup hanya sekali harus berarti.dunia ini hanya permainan saja.jangan gunakan hidup kita didunia ini hanya untuk berbuat jelek saja.hanya untuk permainan saja tapi hidup didunia yang hanya sekali gunakanlah untuk selalu mengingat alloh,beribadah,beramal pada alloh,dzikir dan meminta ampun pada alloh.agar saat kita nanti dipanggil oleh alloh kita dalam keadaan sudah memiliki amalan yang cukup dan siap untuk menghadap kepada alloh.

Hidup kita hanya singkat yang pergi tak akan kembali lagi.yang hilang munkin bisa tumbuh lagi tapi tidak semua perkara akan tumbuh semula.adakah bapak ibu yang meninggal akan kembali hidup lagi????..akankah suami istri yang pergi akan pulang lagi???…..

Tidak akan semua itu tidak akan terjadi karna kita memang hidup didunia hanyalah sekali saja dan tempat asli kita yaitu dikuburan..

Hidup hanya sekali jangan biarkan menunggu…waktu tak akan kembali lagi..

Dari hadist rosulullah saw bersabda:”jadilah engkau didunia ini seakan akan orang asing tau orang yang bepergian dan anggaplah dirimu termasuk penghuni kubur”

Kita hidup didunia ini Cuma numpang lewat saja.belum ada apa-apanya.amalan kita balum sampai untuk menuju kehidupan yang seterusnya kalau kita bisa menggunakannya dengan baik maka kita akan selamat untuk menuju kehidupan selanjutnya.dan kita harus mengingat bahwa masih ada kehidupan akhirat .memang kita hidup didunia serba ada serba kecukupan yang dia punya harta banyak,rumah mewah,punya mobil pokoknya serba ada lah apakah akan selamnya kita seperti itu?? Apakah semua yang kita miliki sekarang ini akan selamanya ada pada diri kita bahkan akan kita bawa nanti saat kita mati?? Jawabannya tidak akan.karna memang dunia ini hanyalah kesenangan yang sementara.dan kita pun tidak tahu sewaktu-waktu malaikat maut akan mencabut nyawa kita.

Didunia ini kita juga disibukkan dengan menghitung hari disibukkan dengan menghitung kekayaan atau harta yang kita miliki  sibuk menghitung biaya yang dikeluarkan pebulannya tau pertahunnya tapi apakah kita sering menghitung seberapa banyak amalan yang sudah kita perbuat selama ini…?!

Banyak yang mengira bahwa kita akan selamanya hidup terus didunia padahal tidak..masih ada kehidupan lagi yang akan menunggu kita.

Hari-hari yang kita lalui setiap harinya didunia ini adalah sarana perjuangan hidup kita .sarana untuk menuju kesuksesan nantinya.yaitu sukses dunia  dan akhiratnya.

Hidup didunia ini diibaratkan sebagaimana “pohon anggur yang setelah pohon anggur itu dipanen dari carang akan dipangkas dan memberikan kesempatan pohon anggur lain untuk menumbuhkan tunas baru”sama seperti kehidupan kita didunia ini setelah kita mengumpulkan seberapa banyak amalan kita lalu kita punya kesalahan maka masih ada kesempatan untuk bisa memperbaikinya lagi.dan hidup didunia ini kita sebagai manusia janganlah bermusuh-musuhan tapi jadilah hamba alloh yang bersaudara.

Maka dari itu kita sebagai hamba alloh kita harus berlomba-lomba untuk memperbanyak amalan kita didunia ini.karna kita kita tidak tahu kapan kita akan mati.jangan sia-siakan waktu dan kesempatan yang sekarang ini ada pada diri kita.teruslah berusaha dan berusaha menjadi yang terbaik dan sukses didunia maupun di akhirat.

 

 

 

 

Leave a Reply