Home >> Lamongan >> Kemarau Panjang di Desa Gebangangkrik
Kemarau Panjang di Desa Gebangangkrik

Kemarau Panjang di Desa Gebangangkrik

Indonesia merupakan wilayah yang memiliki 2 musim yaitu musim kemarau dan musim hujan. Musim kemarau bisa terjadi selama berbulan-bulan kemudian akan berganti menjadi musim penghujan. Namun akhir-akhir ini di Indonesia sering mengalami musim kemarau yang terlalu panjang, sehingga banyak dari daerah-daerah di Indonesia yang mengalami kekeringan.

Lamongan atau yang lebih dikenal dengan Kota Menyok juga termasuk daerah yang mengalami kekeringan yang cukup parah termasuk di Daerah Ngimbang, tepatnya di Desa Gebangangkrik. Desa ini sudah cukup lama mengalami kekeringan. Bahkan tak sedikit dari warga yang kesulitan untuk mendapatkan air, kalau pun ada pasokan air juga sangat sedikit. Padahal air merupakan kebutuhan utama yang diperlukan oleh manusia, sehingga warga di desa ini harus pintar-pintar untuk membagi air, mulai yang digunakan untuk mandi, mencucui baju, masak, dan masih banyak lagi keperluan yang lain.

Ketika musim kemarau datang sebagian besar warga di Desa Ngankrik memilih untuk bertani tembakau. Karena tanaman ini tidak membutuhkan banyak air dan juga termasuk tanaman yang cepat panen. Beberapa bulan terakhir warga di desa ini sedang disibukkan dengan memanen tembakau-tembaku yang sudah mereka tanam beberapa bulan yang lalu. Warga mulai mengambil daun-daun tembakaunya, kemudian dicincang hingga menjadi kecil, kemudian di tata dalam bambu yang sudah dianyam, setelah itu baru tembakau di jemur langsung di bawah sinar matahari hingga akhirnya tembakau kering dan siap untuk di jual. Namun, ada satu hal yang membuat desa ini terlihat sangat kompak yaitu mereka saling bekerja sama dan saling gotong royong untuk sama-sama memanen tembakau, dan kegiatan ini terus dilakukan mulai pagi hari sampai malam hari.

Disisi lain, musim kemarau juga sedikit meresahkan warga yang tinggal di sekitar Desa Ngangkrik, karena sebagian besar sekitar wilayah ini adalah hutan. Maka ketika musim kemarau ini datang pohon-pohon di hutan akan menggugurkan daunnya dan ketika pengguguran daun inilah yang bisa menyebabkan kebakaran pada hutan. Hal yang sangat di khawatirkan adalah ketika kebakaran hutan itu terjadi kemudian disertai angin kencang akibatnya asap akan masuk ke sekitar wilayah tersebut dan bisa mengganggu pernafasan warga setempat.

Sangat kentalnya adat pedesaan di desa ini menjadikan warganya masih menjunjung tinggi nilai kesopanan dan kesantunan, terutama pada orang yang dimuliakan atau pada orang yang lebih tua. Selain itu warga di Desa Ngangkrik juga sangat ramah dan mudah bergaul, jadi tidak heran jika kerjasama dan gotong royong di desa ini sangat bagus untuk di contoh oleh daerah-daerah lain.

Nah, itu sedikit ulasan tentang Desa Gebangangkrik. Jangan lupa share dan baca artikel lainnya ya 😀

Leave a Reply