Home >> Lamongan >> Harga Tembakau di Lamongan Saat Ini
ilustrasi memanen tembakau

Harga Tembakau di Lamongan Saat Ini

Beritalamongan.com – Jika musim kemarau tiba, jangan harap melihat hijaunya tanaman padi di kabupaten lamongan. sebab, kabupaten yang sejak dahulu dikenal sebagai wilayah yang memiliki masalah dengan air sangat tidak dimungkinkan untuk menanam padi di musim tersebut. Bahkan saking sulitnya air di musim kemarau, muncul istilah “rendeng gak iso ndodok, tigo gak iso cewok,” atau dalam bahasa Indonesia artinya “musim penghujan tidak bisa jongkok, musim kemarau tidak bisa cebok.”

Dengan kondisi yang sulit air di musim kemarau, petani lamongan lebih memilih menanam tanaman yang tahan panas, perawatan yang mudah dan cepat panen salah satunya adalah tembakau. Selain tahan terhadap panas, tembakau juga merupakan salah satu tanaman yang memiliki nilai jual yang cukup bagus. Oleh karena itu, petani lamongan sangat mengandalkan tanaman ini di kala musim kemarau seperti sekarang ini.

Tembakau biasanya dapat dipanen hingga beberapa kali. Tiap panen harga tembakau bisa berbeda. Hal ini karena kualitas dari daun tembakau yang dipetik juga memiliki perbedaan.

Pada panen pertama, petani biasanya memetik daun yang paling bawah dan beberapa lembar daun di bagian tengah. Lembaran – lembaran daun tembakau tersebut kemudian didiamkan selama beberapa hari hingga satu pekan menunggu hingga daun yang tadinya berwarna hijau menjadi berwarna kuning atau biasa masyarakat sebut dengan istilah matang. Daun tembakau yang telah matang atau sudah berwarna kuning kemudian dipotong kecil – kecil kemudian dikeringkan di atas tempat yang terbuat dari anyaman bambu atau biasa disebut widek.

Harga tembakau kering di lamongan saat ini untuk panen yang pertama berada di kisaran Rp 15.000 hingga Rp 22.000 perkilo. Beberapa yang memiliki kualitas bagus bahkan bisa tembus hingga Rp 23.000 perkilogramnya.

Ada berbagai jenis tembaku yang ditanam oleh petani lamongan. namun jenis tembakau jawa adalah pilihan yang paling banyak ditanam oleh petani. Selain permintaanya lebih tinggi, harga tembakau jawa di lamongan juga cukup bersaing. Kecamatan ngimbang menjadi kecamatan di lamongan yang memiliki areal tanam terluas dibandingkan dengan kecamatan yang lainya.

Harga tembakau di lamongan saat ini cukup variatif mengingat jenis dan kualitas tembakau juga berbeda. Untuk musim tembakau tahun 2015 ini, petani tembakau lamongan sedikit kesulitan untuk menjual tembakau. Selain jumlah pembeli yang sedikit juga karena tidak semua pembeli bersedia membeli tembakau petani. Para pembeli tersebut juga memiliki standar untuk memilih kualitas tembakau yang masuk gudang. Jika kualitasnya bagus tentu akan langsung dikerubungi pembeli sementara untuk kualitas yang kurang bagus sangat sulit untuk menawarkanya ke pembeli. Bahkan ada yang sudah panen dan siap jual, pemiliknya harus pontang – panting mencari pembeli yang bersedia membeli.

Mendekati panen kedua, harga tembakau di lamongan hingga saat ini masih terpantau stabil. Untuk harga tembakau paling rendah masih berada di kisaran Rp 15.000 sementara untuk kualitas yang bagus masih dikisaran Rp 22.000 hingga Rp 23.000.

Leave a Reply