Home >> Celoteh >> Pembinaan LDII Pondok Pesantren Gadingmangu
Pembinaan LDII Pondok Pesantren Gadingmangu

Pembinaan LDII Pondok Pesantren Gadingmangu

Siapa sih yang gak tau Gadingmangu? Desa yang terletak di Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang ini sudah sangat tidak asing lagi di dengar, terutama dikalangan warga LDII sendiri. Kota yang disebut – sebut berada di tengah desa ini, kini sangat berbeda dengan Gadingmangu yang dulu. Semenjak didirikannya Pondok Pesantren serta sekolah yang berada di bawah Yayasan Budi Utomo, Desa Gadingmangu kini menjadi sangat terkenal.

Desa ini memiliki masjid yang sangat megah dan mewah, masjid dengan 5 menara yaitu 4 menara terletak di setiap pojok bangunan masjid dan 1 menara berada tepat di depan masjid, masjid ini memilki nama Masjid Luhur Nur Hasan. Selain itu di depan masjid juga terdapat bangunan aula yang biasa digunakan untuk acara – acara pondok atau sekolah.

Desa Gadingmangu juga menjadi sangat ramai lantaran ada ribuan santri dari berbagai daerah mulai dari Jawa, Luar Jawa, bahkan terkadang ada yang berasal dari Luar Negeri yang sengaj mondok sekaligus sekolah di sana, di tambah lagi dengan Pribumi Gadingmangu itu sendiri. Di Desa ini terdapat 2 pondok, yaitu Pondok Gama 1 dan Pondok Gama 2. Pondok Gama 1 di tempati oleh santri cewek yang berjumlah ratusan santri dan Pondok Gama 2 di tempati oleh santri cowok yang juga berjumlah ratusan. Selain pondok, yayasan ini juga menggunakan sistem boarding house yang sudah tersebar banyak di Desa Gadingmangu.

Yayasan Budi Utomo juga mendirikan 3 sekolah, yaitu SMK Budi Utomo, SMA Budi Utomo, dan SMP Budi Utomo. 3 sekolah ini menggunakan sistem sekolah pagi dan siang, karena banyaknya siswa maka tidak memungkinkan bila hanya di lakukan sekolah pagi saja. Alasan lain yang membuat sekolah menggunakan sistem sekolah pagi dan siang karena siswa juga harus melakukan kegiatan sebagai santri pondok. Jika siswa sekolah pagi maka di siang harinya siswa harus mengaji sebagaimana santri di pondok, dan ketika siswa sekolah siang maka paginya dia harus mengaji layaknya santri pondok. Kemudian ketika malam hari semua santri harus mengaji sesuai kelompoknya masing – masing. Pengajian malam ini dilakukan tepat pukul 20.00 sampai pukul 21.30.

Di pondok LDII ini atau yang biasa dikenal dengan Pondok Gading memiliki banyak kegiatan yang sangat bermanfaat bagi remaja. Seperti baru – baru ini Pondok Gading telah melaksanakan kegiatan CAI 2015 yang dihadiri oleh ribuan orang, baik dari santri gading sendiri, pribumi gading mulai usia anak – anak sampai dewasa bahkan lanjut usia, kemudian juga ada yang datang dari daerah – daerah lain dan juga alumni – alumni dari Pondok Gadingmangu. Semua kegiatan pondok dilaksanakan hanya dengan tujuan untuk meraih 3 kesuksesan yaitu mendidik santri untuk menjadi santri yang alim dan faqih, santri yamg memiliki budi luhur yang baik, serta santri yang memiliki sifat kemandirian.

Kembali ke beberapa bulan yang lalu, Pondok Gadingmangu juga mengadakan “Pengajian Akbar” yang bertempat di Masjid Luhur, Aula Masjid Luhur, bahkan sampai kelas – kelas di SMA Budi Utomo dengan penasehat yang dulunya lahir di Gadingmangu namun sekarang sudah bertempat di Australia beliau biasanya di panggil dengan nama Cak Emir. Pengajian yang berlangsung selama 3 hari ini mengundang banyak minat dari warga LDII dari berbagai daerah, mulai dari LDII Jombang sendiri, LDII Surabaya bahkan sampai LDII dari Luar Jawa. Pengajian ini dihadiri oleh ± oleh 9000 orang.

Selain acara – acara pengajian, di Pondok Gadingmangu juga selalu mengadakan acara – acara hiburan seperti Gama Cup dimana acara itu di khususkan hanya untuk laki – laki karena acara ini berhubungan dengan bela diri yang menjadi andalan warga LDII yaitu bela diri asad. Selain itu Yayasan Budi Utomo juga selalu mengadakan acara bazar setiap 1 tahun sekali yang dikhususkan untuk siswa SMK, SMA, maupun SMP Budi Utomo, acara ini ditujukan untuk menguji kreativitas dari masing – masing kelas dan juga di tujukan untuk acara keakraban bagi siswa-siwi itu sendiri. Selain untuk keakraban acara itu juga ditujukan untuk melatih kerukunan, kekompakan, serta kerja sama antara siswa. Sehingga akan tercipta santri – santri yang berkualitas serta memilki kreativitas.

Nah, itu sedikit tentang LDII di Pondok Gadingmangu, semoga bermanfaat. Jangan lupa share dan baca artikel lainnya ya 😀

Leave a Reply