Home >> Agama >> Tips! Mencari ilmu Agama!

Tips! Mencari ilmu Agama!

Kata ilmu dalam bahasa Arab “ilm” yang artinya memahami, mengerti, atau mengetahui. Orang yang memiliki ilmu agama disebut Alim. Ada banyak keutamaan Ilmu Agama, di antara lain;

  1. Diangkat derajatnya oleh Allah SWT
  2. Terhindar dari fitnah sepanjang hari
  3. Sulit untuk di goda syaiton
  4. Mendapat pahala yang banyak dari pada 1000 rokaat sholat, baik ilmu itu di amalkan atau belum
  5. Yang tumbuh dewasa bersamaan dengan mencari ilmu ( masa kecil untuk mencari ilmu ) maka akan tumbuh dewasa menjadi orang yang jujur
  6. Shodaqoh yang paling mudah adalah dengan ilmu

Untuk mendapatkan keutamaan tersebut tentu ada tata caranya agar ilmu yang di dapat tidak terbuang sia-sia. Analoginya seperti; Gelas yang di isi air namun gelas dalam keadaan terbalik, tentu sebanyak apapun air yang di tuangkan tidak akan masuk ke dalam gelas. Sama halnya dengan hati kita, jika kita terus menutup hati kita dengan hal-hal yang kurang penting ilmu tersebut tidak akan masuk ke dalam hati. Ada banyak cara agar ilmu yang di dapat tidak terbuang sia-sia. Di antara lain;

  • Niat

Saat kita mendatangi suatu Majelis tentu saja kita harus memiliki niat, karena niatlah yang akan menentukan tujuan kita. Dan terpenting lagi menjaga niat tersebut hingga Majelis tersebut selesai.

  • Menghilangkan Kotoran Hati

Saat menerima ilmu, hati kita bebas dari rasa dengki, iri terhadap siapa pun. Hati dalam keadaan bersih agar bisa mendapat manfaat dari ilmu tersebut.

  • Rendah Hati kepada Pengajar dan Ilmu yang di bawanya

Tidak merasa sudah memiliki ilmu yang lebih tinggi dari si pengajar atau meremehkan ilmu yang di bawanya, selalu tunduk terhadap pengajar dan ilmu yang dibawanya walaupun mungkin ilmu kita lebih tinggi karena tidak menutup kemungkinan pengajar memiliki kesalahan saat menyampaikan ilmu tersebut.

  • Menghargai Guru
  • Menghormati tempat belajar, tidak mengobrol dan tidak beradu argumentasi terhadap guru yang tujuannya menjatuhkan guru.
  • Tidak isyarat ( menunjuk guru ) yang bertujuan menjatuhkan guru dan tidak merasa memiliki ilmu yang paling tinggi dari siapa pun
  • Mempersungguh dalam mencari Ilmu
  • Menyadari bahwa ada waktu-waktu yang mustajab saat beribadah

Leave a Reply