Home >> Agama >> Cara Menjadi Wanita Sholehah Penghuni Surga
Cara menjadi wanita sholehah penghuni surga

Cara Menjadi Wanita Sholehah Penghuni Surga

Masuk Surga adalah keinginan dan impian semua orang. Bagaimana tidak, Surga adalah tempat terindah dengan segala kenikmatan yang kekal. Di surga tidak ada rasa capek, bosan, dan sakit. Yang ada hanyalah kebahagiaan yang abadi. Kebahagiaan di dunia tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan kebahagiaan di surga. Karena kebahagiaan di dunia itu hanyalah sementara. Banyak sekali perumpamaan yang menggambarkan betapa indahnya surga. Seperti yang kita ketahui bahwa penghuni surga akan mendapatkan apa yang dia mau dalam seketika itu juga, di surga penghuni surga dikelilingi oleh para bidadari-bidadari surga yang sangat cantik dengan mata yang berjeli jeli seperti mutiara yang tersimpan dengan baik. Dibawah surga mengalir sungai-sungai seperti sungai tawar, sungai susu, sungai arak dan sungai madu. Didalam surga juga tersedia istana-istana untuk para penghuninya, tempat tidur dan pakaiannya pun terbuat dari sutra. Dan masih banyak lagi keutamaan surga yang tidak bisa di ungkapkan dengan kata-kata.

Syarat masuk surga tidaklah gampang. Kita harus menjalani 5 rukun islam, menjalani perintah dari Alloh, meninggalkan laranganNya, taat perintah agama, taat orang tua dan suami, menahan hawa nafsu (godaan saiton), menjaga diri, terhindar dari perbuatan keji dan mungkar. “ Aku melihat kedalam syurga maka aku melihat kebanyakan penghuninya adalah orang-orang yang taqwa, dan aku melihat kedalam neraka maka aku menyaksikan kebanyakan penghuninya adalah wanita ” (HR. Bukhori Muslim) . Nah, dari Hadits tersebut dapat kita simpulkan bahwa penghuni neraka sebagian besarnya adalah wanita.

Surga sangat merindukan wanita-wanita sholehah. Wanita yang bisa menjaga agama dan akhlaknya sewaktu di dunia dan tidak terpengaruh oleh trend perkembangan zaman yang tidak sesuai dengan syariat islam. “Sesungguhnya dunia itu adalah perhiasan dan sebaik-baiknya perhiasan dunia adalah wanita sholehah” (HR. Muslim)

  1. Menertibkan Ibadahnya

Seorang Muslim dan Muslimah wajib menjalankan perintah agama. Ibadah kepada Alloh. Menjalankan Ibadah wajib dan sunnah dengan tepat waktu. Dengan niat karna Alloh mencari surgaNya, bukan niat pamer di dunia supaya dibilang ahli ibadah. Naudzubillahi min dzalik

 

  1. Hijab Syar’i

Mengapa kita sebagai seorang wanita harus berhijab?

Karna dengan berhijab sesuai dengan syariat islam merupakan bukti cinta dan ketaatan kita kepada Alloh SWT, pelindung kehormatan wanita dan juga agar kita terhalang dari gangguan lelaki yang berniat untuk menggoda.

Seiring perkembangannya zaman, banyak model-model hijab yang bermunculan (hijab modern) yang tidak sesuai dengan syarat-syarat islam (tidak menutupi aurot). Kita sebagai kaum hawa harus memperhatikan pakaian yang kita kenakan. Apakah sudah memenuhi syarat atau belum. Pakaian yang sesuai dengan syariat contohnya jilbab yang tidak transparan atau tidak tipis, tidak sempit, menutupi sampai bagian bawah dada maupun menutup seluruh tubuh.

  1. Berpakaian yang sesuai syariat

Tidak hanya hijab yang harus syar’i tetapi pakaian seperti baju, celana, rok, ataupun pakaian terusan juga harus sesuai syariat. Yaa sudah pasti yang bisa menutupi semua aurot kita kecuali muka dan telapak tangan. Pakaian yang dikenakan harus panjang, tidak ketat, tidak nerawang, tidak ngatung, pakaian haruslah menutupi mata kaki.

  1. Menjaga Akhlak

Nah, setelah pakaian kita sudah sesuai dengan syariat islam dan juga menutupi aurot, kita juga harus menjaga ahklak kita. Apalah arti menutup aurot tanpa di imbangi dengan akhlak yang baik?. Maka dari itu, akhlak sangatlah penting. Karna untuk menjadi wanita sholehah harus mempunyai akhlakul karimah (akhlak yang baik). Tidak susah kok, cukup dengan membiasakan diri dengan melakukan hal-hal yang positif bermanfaat dan berusaha untuk meninggalkan hal-hal jelek dan tidak menguntungkan. Kebiasaan baik harus ditanamkan dari sekarang. Tidak ada kata terlambat untuk berubah, tergantung kita sendiri dalam menyikapinya. Akhlakul karimah yang kita punya harus dijaga dan di pertahankan, jangan sampai akhlak kita rusak hanya karna hal-hal kecil yang sangat sepele, seperti terpengaruh ajakan teman yang cenderung mengarah ke maksiat. Berdoalah kepada Alloh meminta agar selalu di beri lisan, sifat dan sikap yang baik.

  1. Mengetahui Mahromnya dan Menjaga Dirinya

Mahrom adalah orang yang harom untuk di nikahi karena sebab keturunan, persusuan dan syariat dalam agama islam. Mahrom untuk seorang wanita adalah bapak, saudara laki-laki kandung, anak laki-laki, keponakan laki-laki, paman. Selain dari mahrom, kita harus menjaga diri. Jangan sampai kita kaum muslimah terjerumus pelanggaran yang mengakibatkan dosa. Kita tidak boleh memandang lawan jenis secara berlebihan, berjabat tangan pada yang bukan mahromnya, khalwat (menyepi berduaan), chattingan, boncengan selain sama mahrom, dan pelanggaran-pelanggaran lainnya.

  1. Menjaga kehormatan

Wanita itu ibarat Berlian dan permata yang sangat mahal dan harus di jaga agar tidak rusak ataupun hilang. Bagaimana cara kita menjaganya? Jauhi pelanggaran, dekatkan hati dengan Alloh, jangan keluar rumah jika tidak perlu kecuali itu mendesak, jangan pacaran dulu, bila waktunya telah tiba menikah jauh lebih baik dan indah dibandingkan pacaran. Sibukkanlah diri kita dengan kegiatan-kegiatan yang mendapat pahala dan lebih bermanfaat.

 

Hidup Mulia sebagai wanita Sholehah di dunia, kelak akan memetik hasilnya di akhirot yaitu berupa surga. Tempat kebahagiaan yang abadi. Semoga kelak kita bisa menjadi Wanita Sholehah Penghuni surga. Amiin

Leave a Reply