Home >> Wisata >> Kuliner >> Dawet Ireng Khas Purworejo

Dawet Ireng Khas Purworejo

Dawet Ireng sejenis minuman seperti cendol. Ireng berasa dari bahasa jawa yang artinya hitam. Butiran dawet ini yang berwarna hitam, warna hitamnya terbuat dari abu bakar jerami, lalu abu bakar jerami dicampurkan dengan air hingga menghasilkan air berwarna hitam, air ini lah yang dijadikan sebagai pewarna dawet.

Dawet Ireng banyak terdapat di daerah pinggir jalan Butuh, Purworejo, Jawa Tengah. Dawet ireng ini bedanya dengan dawet biasa yaitu dari warnanya saja. Penyajiannya juga sama di mangkuk kecil, dengan dicampuri santan dan gula merah.

Khasiat dari Dawet Ireng ini adalah untuk meredakan panas dan untuk memperlancar perncernaan. Bahan dasar dari dawet ini adalah tepung aren dan tepung erot. Lalu warna hitam dari dawet adalah dari merang atau daun padi yang dibakar sampai gosong lalu dicampurkan air, lalu air yang sudah tercampur menjadi warna hitam yg dijadikan sebagai butiran dawet tersebut. Yang perlu diketahui yang membedakan dawet ireng ini dengan dawet biasa adalah dibuat dari tepung beras, dawet hitam ini dibuat dari sagu.

Penyajian dari dawet ini adalah dimangkuk yang berisi dawet ireng yang dicampur dengan santan yang tidak terlalu kental dan dengan gula merah. Dan akan lebih nikmat jikalau diminum ketika dingin. Harga dawet ireng ini berkisar antara Rp 3000 s/d Rp 5000. Ciri khas dari dawet ini selain dari warna nya adalah dawet ireng cenderung maregi (bikin kenyang).

Dawet ireng ini cocok dinikmati ketika siang hari atau sore hari ketika melepas dahaga ketika lelah. Dawet ireng ini juga cocok sebagai menu takjil, serta diberbagai acara seperti khitanan, pernikahan, arisan keluarga, dan sebagainya. Yuk bagi yang belum mencoba silahkan datang ke Purworejo dan rasakan nikmatnya.

Leave a Reply