Home >> Lamongan >> Warga Brondong Aniaya Tetangga Sendiri dengan Pisau Lipat
ilustrasi penikaman dengan pisau lipat

Warga Brondong Aniaya Tetangga Sendiri dengan Pisau Lipat

Beritalamongan.com – Priyo Kispito (35) warga desa Sumberagung, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan mengalami luka tusukan yang cukup serius usai dianiaya oleh tetangganya sendiri yang bernama M Husein Amrullah. Priyo yang saat kejadian tidak menyangka bakal dihadang tetangganya sendiri tidak bisa berbuat karena pelaku membawa senjata tajam berupa piasau lipat.

Kejadian bermula saat Priyo keluar rumah seorang diri pada Selasa, 29 September 2015. Sekitar pukul 15.00, Priyo yang tengah berjalan tiba – tiba dihadang oleh pelaku yang masih tetangganya sendiri.

Namun ada yang ganjil dari tatapan pelaku kepada korban. Pelaku terlihat begitu marah terhadap korban. Karena merasa tidak melakukan salah atau pun menyinggung perasaan pelaku, Priyo kemudian bertanya kepada korban mengapa pelaku menghadang dirinya.

Namun bukan jawaban yang diberikan oleh pelaku melainkan aksi penyerangan. Pelaku yang saat kejadian sudah membawa pisau lipat berusaha menikam korban. Merasa terancam, korban pun melakukan perlawanan. Akan tetapi perlawanan yang dilakukan oleh korban tidak berlangsung lama. Dengan tangan kosong, korban pun gagal menghentikan upaya pelaku untuk menikamnya.

Pelaku yang sudah dipenuhi oleh amarah seperti orang yang kesetanan. Pelaku terus menerus menyerang korban. Serangan pelaku akhirnya berhasil mengenai tubuh korban. Tusukan pisau lipat milik pelaku akhirnya berhasil menghujam punggung Priyo.

Mendapatkan luka tusukan di punggung, korban langsung menjerit kesakitan. Darah segar pun mengucur deras dari punggung korban. Melihat korbanya bersimpa darah, pelaku bukanya menghentikan seranganya malah pelaku makin beringas menghujamkan pisau tajam ke arah tubuh korban. Priyo yang sudah tidak berdaya mendapatkan banyak luka tusukan. Tangan, pinggang dan pelipis juga tak luput dari pisau tajam pelaku. Luka yang menganga membuat korban kehilangan banyak darah hingga akhirnya jatuh terkulai di tengah jalan.

Meski korban sudah terjatuh, pelaku yang sudah dipenuhi amarah masih belum ada puasnya melukai korban bahkan dia berniat untuk menghabisi nyawa korbanya. Beruntung, empat warga yakni Sabikin, Kalim, Mukad dan Kaspik warga setempat lewat dan memergoki aksi pelaku. Mereka kemudian berteriak dan berlari ke arah pelaku. Ketahuan aksinya, pelaku kemudian kabur.

Warga lebih memprioritas menyelamatkan korban yang sudah terkulai lemah karena sudah kehilangan banyak darah. Korban kemudian segera dibawa ke rumah sakit agar bisa segera mendapatkan perawatan. Sementara pelaku kemudian berhasil diamankan dan diserahkan ke Polres Lamongan. barang bukti berupa pisau lipat yang digunakan pelaku untuk melukai korban juga berhasil diamankan.

Leave a Reply