Home >> Gaya Hidup >> Kesehatan >> Dampak dan Bahaya Narkoba Terhadap Sistem Saraf

Dampak dan Bahaya Narkoba Terhadap Sistem Saraf

Narkoba adalah janis obatan-obatan terlarang , obat-obatan inilah yang sering di salah gunakan oleh sebagian orang. Mereka tidak tahu akan seperti apa dampaknya. Orang yang ketergantungan dengan narkoba pasti masa depannya akan terancam. Karena pengaruh narkoba sangat besar terhadap sistem sarafnya, bisa membuat orang kecanduan berkepanjangan dan membuat hidupnya hanya untuk berhalusinasi saja. Maka berhati-hatilah yang sudah menggunakan narkoba lebih baik berhenti dari pada nantinya akan berdampak buruk terhadap diri anda.

Dan jika ada orang yang berusaha atau anda mendapatkan tawaran dari orang lain untuk mengkonsumsi narkoba tersebut sebaiknya anda berfikirlah terlebih dahulu dari pada anda akan rugi nantinya. Jangan sia-siakan hidup anda gunakanlah dan manfaatkanlah dengan hal-hal yang positif. Karena penyesalan datang diakhir. Maka dari itu berfikirlah sebelum bertindak.
Berikut macam-macam obat-obatan dan dampaknya terhadap sistem saraf :
1. Sedati
Obat yang berdampak pada menurunnya aktifitas normal otak. Obat ini dapat menenangkan bagi si pengguna dan setelah mengkonsumsi obat tersebut dia akan tertidur dengan nyaman. Tapi obat ini tidak di jual di sembarang apotik jadi harus dengan benar-benar menggunakan resep dari dokter.
Jenis obatnya seperti barbiturat, benzodiazepin, herbal sedatif, nonbenzodiazepin sedatif, antihistamin.
2. Stimulan
Obat ini adalah obat yang dapat mempercepat kerja otak dan dapat meningkatkan kerja organ-organ tubuh selain itu juga dapat menimbulkan efek negatif jika digunakan secara berlebihan. Misalnya penurunan berat badan, kerusakan pada saraf bahkan kematian.
3. Halusinogen
Obat ini adalah jenis obat yang paling sering digunakan oleh para pemakai narkoba. Obat ini dapat menyebabkan orang berhalusinasi (penghayalan ) dan seakan-akan bermimpi dan membuat orang menjadi malas untuk beraktifitas.
4. Painkiler
Obat ini merupakan obat yang dapat menekan fungsi otak yang bertanggung jawab terhadap rasa sakit dan bisa dibilang obat ini adalah sebagai obat penghilang rasa sakit.

Penggunaan obat-obat ini berpengaruh terhadap sistem saraf, misalnya hilangnya koordinasi tubuh karena didalam tubuh pemakai kekurangan dopamin. Efek lain dari penggunaan obat-obatan terlarang ini adalah hilangnya kendali otot gerak, kesadaran, denyut jantung melemah, hilangnya nafsu makan, rusaknya hati dan lambung, gemetar terus-menerus, terjadi kram diperut bahkan terjadi kematian. Untuk menyembuhkannya di perlukan terapi yang tepat yaitu dengan mengurangi konsumsi obat-obatan sedikit demi sedikit di bawah pengawasan dokter dan diperlukan dukungan terhadap keluarga serta teman-teman sekitar untuk penyembuhan lebih cepat. Hal yang paling penting adalah adanya nilai agama kepada si pemakai agar dia semakin sadar kalau perbuatan itu dilarang.
Ada beberapa resiko bila orang menggunakan obat-obatan terlarang dan tidak jelas asalnya yaitu :
– Mengakibatkan ketagihan dan peka terhadap penyakit
– Dapat menyebabkan overdosis
– Infeksi penyakit hepatitis HIV
Biasanya orang yang menggunakan obat tersebut dikarenakan ada beberapa faktor yaitu :
* Mengalami stres berat
* Permasalahan pribadi
* Permasalah di tempat kerja, sekolah atau social dan lingkungan sekitar.
Dengan demikian terlihat bahwa ketergantungan terhadap narkoba adalah dari sifat individu atau sifat lainnya sikopatologi ( penyakit kejiwaan ).

Dari tahun ketahun obat-obatan terlarang tersebut semakin meningkat dan jumlah si pemakaipun semakin banyak sehingga banyak kasus kejahatan dimana-dimana yang dihubungkan dengan obat terlarang tersebut. Maka berhati-hatilah dan jangan sampai kita semua terbawa ataupun menggunakannya. Karena sekali kita mencobanya dan seterusnya pasti akan berkelanjutan. Maka dari itu pastikan diri kita tidak sampai menggunakan sedikitpun.
Nah itulah dampak dan bahaya narkoba terhadap sistem saraf. Semoga artikel ini bermanfaat bagi yang membaca.

Leave a Reply