Home >> Lamongan >> Pejudi Kiu-Kiu di Pucuk Keyok-Keyok Digerebek Polisi
ilustrasi judi kiu - kiu

Pejudi Kiu-Kiu di Pucuk Keyok-Keyok Digerebek Polisi

Beritalamongan.com – Sebuah rumah kosong yang berada di Desa Kesambi, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan digerebek oleh Anggota Reskrim Polsek Pucuk pada hari Minggu 27 Sepetember 2015. Rumah tersebut diketahui telah digunakan oleh warga menjadi tempat judi kiu – kiu.

Anggota Polsek Pucuk yang saat itu melakukan patrol menaruh curiga dengan segerombolan warga yang berkumpul di rumah kosong tersebut. Seorang petugas kemudian mendekati lokasi untuk mencari tahu apa yang sebenanrnya dilakukan oleh warga.

Warga yang tengah asyik menggelar judi kiu – kiu tidak menyadari kedatangan petugas di dalam kerumunan banyak orang itu. Sudah tidak dapat disembunyikan lagi, judi kiu – kiu di pucuk itu pun diketahui oleh petugas.

Dengan bukti yang sudah di depan mata, petugas pun langsung memergoki warga yang tengah berjudi kiu – kiu. Warga yang sudah tertangkap basah tidak dapat berbuat banyak. Berkilah pun tiada guna. Namun sayang dari beberapa orang yang tertangkap basah menggelar judi kiu – kiu di pucuk, hanya dua orang penjudi yang berhasil diamankan di antaranya adalah Slamet (49) warga Desa Waru Kulon, Kecamatan Pucuk dan Ismail Marjuki (36) warga Desa Kesambi, Kecamatan Pucuk. Sementara lima orang lainya berhasil kabur. Tidak hanya penjudinya saja yang berhasil diamankan, sejumlah barang bukti berupa satu set kartu domino, satu lembar spanduk yang digunakan sebagai alas duduk dan uang tunai Rp 700.000 berhasil diamankan oleh petugas.

Kabar penggerebekan rumah judi kiu – kiu di pucuk ini dibenarkan oleh Paur Subbag Humas Polres Lamongan, Ipda Raksan.

“kami tidak mentolelir segala jenis perjudian apa pun akan kami berantas. Judi, selain membuat malas bekerja juga merupakan bagian dari penyakit masyarakat,” tuturnya.

Judi, apa pun jenisnya memang sudah sepantasnya diberantas. Jika dihubungkan dengan religi, judi juga merupakan tindakan yang melanggar larangan agama. Uang hasil judi biarpun satu rupiah pun tetap dihukumi haram oleh agama. Oleh karena itu, judi sebaiknya ditinggalkan. Banyak hal lain yang lebih menghasilkan dan lebih membawa berkah bagi keluarga dari pada memakan hasil judi.

Leave a Reply