Home >> Wisata >> Festival Danau Sentani di Jayapura
Festival Danau Sentani Jayapura

Festival Danau Sentani di Jayapura

Danau Sentani yang terletak di Kecamatan Sentani, Kabupaten Jayapura Papua merupakan Danau terbesar di Papua dan juga terkenal. Danau Sentani memiliki 24 kampung yang mendiami 21 pulau kecil yang ada di sekitarnya Bukan hanya terkenal di Papua saja, tetapi di Indonesia bahkan sampai ke Mancanegara. Tidak di pungkiri lagi Alam Papua memang mempesona. Banyak keindahan yang bisa kita jumpai jika berkunjung ke Papua. Mulai dari Pantai, Lembah, Cagar Alam, Pegunungan, hingga Danau.
Sejak pertengahan bulan Juni dari tahun 2008 tiap tahunnya Pemerintah setempat bekerja sama dengan masyarakat sekitar Danau Sentani untuk mengadakan Festival Danau Sentani (FDS). Festival Budaya yang menampilkan Seni Budaya, Tarian Adat masyarakat sekitar, Karnaval Nusantara, Pameran Barang Seni, Tour Wisata, dll. Ribuan pengunjung berdatangan. Mulai dari anak kecil, anak muda, bahkan orangtua datang untuk menikmati Festival yang diselenggarakan setahun sekali ini. Tidak hanya masyarakat sekitar saja. Tetapi banyak juga orang dari daerah-daerah lain di luar pulau Papua, bahkan tak jarang banyak turis dari berbagai Negara yang ikut menikmati Festival Budaya ini.
Pemandangan di Danau Sentani sangat indah. Kita pun bisa menikmati pemandangannya. Tidak hanya bisa menikmati pemandangannya, di Danau Sentani kita juga bisa menikmati wisata air, makanan khas, dan objek wisata lainnya. Yang pastinya sangat menyenangkan.
Festival Danau Sentani juga berperan untuk mempromosikan Objek Wisata Papua kepada para turis-turis. FDS biasanya menggelar tarian Isosolo yaitu Tarian Perang atau juga Tarian Penyambutan. Grup Tari biasanya didampingi oleh Ondoafi (kepala suku). Selain tarian, banyak juga stand-stand yang menjual berbagai macam kerajinan tangan (hand made), Contohnya Tas Khas Papua Noken, Lukisan Kulit kayu, Ikat kepala dari bulu kasuari, Batu Akik dari Pegunungan Cycloops, Gelang, Kalung, dsb.
Diharapkan kedepannya Festival Danau Sentani bisa menarik lebih banyak lagi turis dan semoga Seni Budaya Papua tetap lestari. Tertarik mengunjungi Festival ini? Jangan lupa untuk datang pada pertengahan bulan Juni. Foi moi !

Leave a Reply