Home >> Lamongan >> Sejarah Pemberian Nama Lamongan
lamongan

Sejarah Pemberian Nama Lamongan

Ketika menyaksikan pertandingan sepak bola di TV, salah satu nama stadion yang selalu terngiang di telinga saya adalah stadion Surajaya, markas tim Persela Lamongan. Saya pun langsung langsung tertarik dengan pemberian nama tersebut. Pikir saya, kenapa stadion kebanggaan warga lamongan itu tidak diberi nama stadion lamongan saja tetapi kenapa malah menggunakan nama suarajaya. Setelah mencari tahu dari berbagai sumber akhirnya saya mendapatkan jawaban yang terbaik.

Pemberian nama surajaya pada markas persela Lamongan ini ternyata erat sekali kaitanya dengan asal mula atau sejarah kota lamongan. Nama surajaya inilah yang menjadi cikal bakal nama lamongan sekarang ini. Ingin tahu seperti apa sejarah kota lamongan? Berikut ulasanya.

Jika menceritakan runtut dari awal mungkin akan terlalu panjang kisahnya. Namun tidak perlu khawatir. Sebab akan dijelaskan secara ringkas sejarah pemberian nama lamongan.

Diawali dari pengangkatan adipati lamongan yang pertama yaitu Rangga Hadi atau Tumenggung Surajaya pada 26 Mei 1569 M. yang menarik dari pengangkatan Rangga Hadi saat itu ialah pengangkatanya dilakukan oleh Sunan Giri IV padahal saat itu pusat permerintahan ada di bawah Kerajaan Pajang. Alasan Sunan Giri melakukan pengangkatan adipati lamongan karena saat itu Sunan Giri mulai resah dengan para pedagang dari Portugis yang berniat menguasai wilayah tersebut. Selain itu, pengangkatan Rangga Hadi sebagai adipati Lamongan juga bertepatan dengan tanggal 10 Dzulhijah dimana pada tanggal tersebut merupakan hari raya idul adha.

Hadi merupakan nama Tumenggung Surajaya saat masih muda. Hubungan Hadi dan Sunan Giri sangat dekat. Di kala muda, Hadi pernah ditunjuk untuk menyebarkan agama islam serta mengatur pemerintahan di kasunanan Giri yang disebut Kenduruan. Sunan Giri kemudian memberikanya gelar Rangga kepadanya. Sejak saat itulah, dia dipanggil dengan sebutan Rangga Hadi.

Dalam perjalanan menuju Kenduruan, Rangga Hadi harus melewati kali Lamong. Oleh masyarakat daerah tersebut, Rangga hadi kemudian dipanggil Mbah Lamong. Rangga Hadi juga terkenal akan kepedulianya pada peramutan dan pendidikan masyarakat. Masyarakat pun sangat mencintai mbah Lamong.

Dari sebutan mbah lamong itulah, asal usul atau sejarah lamongan tercipta. Selain dari nama mbah Lamong, konon asal usul nama lamongan juga berasal dari nama sungai lamong yang melintang di wilayah lamongan.

Leave a Reply