Home >> Lamongan >> Permasalahan KITAS, Dua Pemain Asing Persela Tak Bisa Tampil di Piala Presiden
Permasalahan KITAS, Dua Pemain Asing Persela Tak Bisa Tampil di Piala Presiden

Permasalahan KITAS, Dua Pemain Asing Persela Tak Bisa Tampil di Piala Presiden

Beritalamongan.com – Pelatih Persela, Didik Ludiyanto, mengkonfirmasi bahwa dua pemain asing Persela yakni Frank Ongfiang dan Banaken Bassoken tidak bisa dimainkan di Piala Presiden karena permasalahan KITAS. kondisi tersebut cukup mengurangi kekuatan Persela sebab kedua pemain asing tersebut merupakan alternative untuk memperkuat lini tengah dan lini pertahanan Persela yang butuh perbaikan.

Didik hanya bisa pasrah dengan kondisi yang dialami oleh tim arahanya itu. Namun karena sudah lama bersama dengan tim Laskar Joko Tingkir, dia tetap optimis dengan skuat lokal yang dimilikinya. Dia menganggap kemampuan yang dimiliki oleh para pemain lokal cukup mumpuni untuk mengarungi turnamen Piala Presiden 2015.

Adanya masalah tersebut, klub yang bermarkas di Stadion Surajaya ini otomatis hanya bisa memainkan satu pemain asingnya yaitu Mamdou Lamarana Diallo yang berposisi sebagai striker. Didik sangat mensykuri masih bisa memainkan Diallo sebab tidak banyak stok pemain yang bertipikal penyerang yang dimiliki oleh Persela Lamongan. Di lini serang, Persela sebelumnya hanya memiliki Bijahil Chalwa dan Agus Salim. Selain itu, mereka juga masih memiliki beberapa pemain muda yang siap mengisi pos penyerang.

”hanya Diallo yang bisa dimainkan di Piala Presiden. Sebagai satu – satunya pemain asing saya berharap dia bisa memberikan kontribusi maksimal untuk tim. Mengenai tidak bisa diturunkanya Ongfiang dan Bassoken, itu memang sudah menjadi regulasi dari turnamen,” kata Didik Ludiyanto.

Didik sebenarnya sangat berharap bisa memainkan ketiga pemain asingnya. Ketiga pemain asing Persela tersebut pernah dimainkan bersama saat Persela Lamongan melakukan uji coba pertandingan melawan tim Pra PON Jatim. Para pemain asing tersebut dianggap sudah mampu beradaptasi dengan iklim pesepak bolaan di Indonesia khususnya bermain bersama Persela. Dari segi teknis tidak ada masalah, hanya saja ketahanan fisik yang harus diperbaiki dari ketiga pemain asing tersebut.

Permasalahan KITAS dua pemain asing Persela ini terpaksa membuat manajemen Persela memulangkan mereka. Menurut Media Officer Persela, Arif Bakhtiar, bukan hanya Persela saja yang mengalami masalah ini tetapi juga tim lain peserta Piala Presiden.

“memang sudah ada regulasi seperti itu dan banyak klub yang batal diperkuat pemain baru. Persela sendiri harus menerima tidak bisa memainkan Ongfiang dan Bassoken karena tidak memiliki KITAS. Kami hanya punya satu pemain asing saja,” kata Arif.

Tanpa diperkuat oleh dua pemain asing, Persela tetap optimis bisa meraih hasil yang positif di Piala Presiden. Hadangan pertama Persela datang dari Arema Cronus. Pada Senin, 31 Agustus 2015 nani, Persela akan bertandang ke Malang.

Keadaan yang kontras dialami oleh kedua tim. Di saat Persela datang dengan kehilangan dua pemain asing, Arema justru malah baru kedatangan tambahan dua pemain asing baru lagi. Laga pembuka Piala Presiden 2015 yang digelar di Stadion Kanjuruhan, Malang akan menjadi laga yang sangat dinanti oleh jutaan pecinta sepak bola dalam negeri. Di tengah mandeknya kompetisi ISL 2015, Piala Presiden bisa menjadi tontonan yang sangat dirindukan bagi pecinta sepak bola untuk kembali menyaksikan klub – klub favoritnya bermain di atas lapangan.

Leave a Reply