Home >> Hukum Kriminal >> 28 WNA Ditahan dalam Penggerebekan Rumah Mewah di Bandung
ilustrasi: penggerebekan rumah mewah di Bandung

28 WNA Ditahan dalam Penggerebekan Rumah Mewah di Bandung

Beritalamongan.com – Sebuah rumah mewah yang berada di Setra Duta Raya, Desa Ciwaruga, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat digerebek oleh Tim Direktorat Narkoba Bareskrim Polri. Penggerebekan dilakukan dengan dalih rumah tersebut ada kaitanya dengan jaringan narkotika internasional perkara cyber crime.

Penggerebekan yang dilakukan pada hari Rabu kemarin (26 / 8 / 2015) dibenarkan oleh Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Anton Charliyan. Tim gabungan dari Direktorat Narkoba Bareskrim dan Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus melkukan penggerebekan terhadap rumah mewah yang berada di Bandung itu terkait dengan cyber crime dan narkoba.

Irjen Pol Anton Charliyan mengungkapkan, 28 WNA ditahan dalam penggerebekan rumah mewah di Bandung. Masing – masing warga Negara asing (WNA) masih belum diketahui asalnya. Tiga orang asisten rumah tangga yang berada di rumah tersebut juga tidak luput dari penahanan oleh petugas tim gabungan.

Penggerebekan terhadap rumah mewah ini merupakan tindak lanjut dari pengembangan kasus yang pernah ditangani oleh Direktorat Narkoba Bareskrim Polri sebelumnya.

“penggerebekan ini merupakan pengembangan terkait 2,9 kg jenis sabu sebelumnya,” ujar Irjen Pol Anton Charliyan.

Selain menahan 28 warga Negara asing, sejumlah barang bukti antara lain dua paket sabu, psikotropika golongan IV 250 butir, telefon rumah 26 unit, HT enam unit, router aktif 21 unit, CCTV empat titik, kalkulator 1 unit dan laptop dua unit diamankan oleh petugas.

Petugas kemudian melakukan oleh tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi untuk melakukan pengembangan.

Menurut Kepala Bareskrim Mabes Polri, Komjen Budi Waseso, kasus narkoba dan cyber crime ini merupakan kasus besar. Namun saat dikonfirmasi kemarin, petinggi Polri itu juga masih belum mengetahui siapa pelaku di balik kasus ini.

“soal siapa pelakunya nanti dulu. Ini pokoknya kasus besar,” ungkap Budi.

Mengingat banyaknya warga Negara asing yang terlibat dalam kasus tersebut serta sejumlah perangkat elektronik yang mereka miliki maka tak salah jika kasus narkoba dan cyber crime ini merupakan kasus besar. Disinyalir, kasus ini juga terkait dengan jaringan internasional.

Leave a Reply