Home >> Bisnis >> Bulan 8.000 Ribu Sapi Australi Datang ke Tanah Air
sapi impor asal Australia

Bulan 8.000 Ribu Sapi Australi Datang ke Tanah Air

Beritalamongan.com – Untuk mencukupi kebutuhan daging sapi nasional, pemerintah telah menyiapkan dana Rp 900 miliar hingga Rp 1 triliun untuk mendatangkan sapi impor. Sebanyak 50.000 ekor sapi siap potong kabarnya akan didatangkan. Namun realisasi impor sapi impor ini akan dilakukan secara bertahap dengan tujuan agar harga daging sapi tidak langsung anjlok.

Pada September 2015 mendatang, sebanyak 8.000 ekor sapi siap potong asal Australia akan didatangkan sebagai bagian dari realisasi impor sapi.

“awal September impor sapi tersebut siap direalisasikan. Secara hitungan sudah ada tetapi akan dilakukan secara bertahap,” kata Direktur Pengadaan Bulog, Wahyu.

Bulog yang ditunjuk sebagai pihak yang akan mengimpor sapi akan melakukan impor sapi siap potong sebanyak 50.000 ekor sapi. Tetapi diakuinya, Bulog akan mendatangkan sapi siap potong tersebut secara bertahap. Sebab, jika 50.000 ekor sapi siap potong didatangkan sekaligus akan membuat harga daging sapi anjlok lantaran stok yang berlimpah.

Beberapa pekan ini, harga daging sapi di pasaran mengalami kenaikan hingga 40 persen. Harga yang semakin meroket membuat semua pihak baik penjual maupun pembeli kesulitan. Harga daging sapi yang sudah tinggi dari distributor memaksa penjual memilih mogok berjualan dari pada ikut menaikan harga daging. Tentu jika harga daging ikut dinaikan mereka akan merugi sebab penjual tidak mampu membeli daging tersebut.

Pemerintah memang sedang berupaya menurunkan harga daging sapi. Namun pemerintah tidak ingin gegabah dengan mendatangkan banyak sapi impor. Alasan pemerintah tentu tidak ingin merusak daging sapi di pasaran. Sebab, masih ada masyarakat yang juga perlu diperhatikan. Jangan sampai dengan dengan mendatangkan banyak sapi impor kemudian merugikan pihak lain.

“jangan sampai sapi impor merusak harga di pasar. Kan ada juga masyarakat yang perlu diperhatikan,” ujarnya.

Harga daging sapi yang melambung tinggi membuat banyak penjual daging sapi melakukan aksi mogok berjualan. Lapak – lapak pedagang di pasar yang biasanya terlihat ramai dengan aktivitas jual beli kini banyak yang sepi ditinggal oleh pemiliki maupun pembeli yang datang. Hanya bidak dan tempat gantungan daging saja yang terlihat menghiasi lapak penjual daging.

Leave a Reply