Home >> Internasional >> Penembakan Remaja Berkulit Hitam Mendapat Protes dari Warga
Penembakan Remaja Berkulit Hitam Mendapat Protes dari Warga

Penembakan Remaja Berkulit Hitam Mendapat Protes dari Warga

Beritalamongan.com – seorang remaja berkulit hitam warga Amerika yang bernama Mansur Ball Bey (18) ditembak mati oleh Kepolisian Saint Louis pada hari Rabu kemarin (19 / 8 / 2015). Insiden penembakan tersebut lantas menjadi buah bibir membuat warga marah dan melakukan protes terhadap tindakan petugas itu.

Kepala Kepolisian Saint Louis, Sam Dotson mengatakan insiden penembakan remaja berkulit hitam itu terjadi ketika remaja tersebut terlibat aksi kejar – kejaran dengan petugas saat polisi sedang melakukan penggeledahan terhadap rumahnya. Remaja tersebut kemudian berlari lewat pintu belakang rumah.

Petugas memerintahkan kepada remaja berkulit hitam itu agar berhenti di persimpangan jalan. remaja itu pun berhenti. Tidak disangka dia kemudian membalikan badan dan menodongkan sebuah pistol ke arah petugas.

“aksi kejar – kejaran petugas dan remaja berkulit hitam itu sempat terjadi. Saat diminta untuk berhenti, remaja itu tiba membalikan badan dan menodongkan pistol ke arah petugas,” kata Sam Dotson.

Mendapatkan ancaman senjata api dari remaja berkulit hitam itu, petugas kemudian panic dan melepaskan tembakan sebanyak empat kali pada remaja itu. Seketika remaja berkulit hitam itu pun langsung tewas.

“karena panic, petugas kemudian melepaskan tembakan sebanyak empat kali sehingga membuat Mansur tewas seketika,” ungkapnya.

Akibat insiden tersebut, warga Saint Louis kemudian berkumpul di persimpangan yang berada dekat dengan kantor Kepolisian Saint Louis untuk melakukan protes. Aksi protes warga tersebut berujung kerusuhan sebab warga juga membawa serta batu bata dan botol yang digunakan untuk melempari kantor kepolisian.

Dua petugas yang terlibat dalam insiden penembakan yang menewaskan warga saat ini sedang menjalani skors sebagai bentuk hukuman terhadap mereka.

“dua petugas yang berusia 33 dan 29 tahun yang terlibat insiden penembakan yang menewaskan satu warga saat ini sedang menjalani skors sebagai hukuman,” kata Dotson.

Insiden penembakan yang melibatkan petugas dengan warga ini semakin menambah panjang daftar kasus penembakan yang dilakukan oleh kepolisian AS. Sebelumnya kepolisian Kota Clevelan dilaporkan telah menembak mati pasangan kulit hitam pada 24 Mei 2015.

Leave a Reply