Home >> Lamongan >> Pakde Karwo Berhentikan Fadeli
Pakde Karwo melantik Pj Bupati Lamongan

Pakde Karwo Berhentikan Fadeli

Beritalamongan.com – Sesuai dengan SK Mendagri Nomor 131.35-4684 tahun 2015 tentang pemberhentian Bupati Lamongan dan SK Nomor 132.35-4685 tahun 2015 tentang pemberhentian Wakil Bupati Lamongan, Rabu kemarin (19 / 8 / 2015), Gubernur Jawa Timur Pakde Karwo memberhentikan Fadeli, Bupati Lamongan, dari jabatanya.

Untuk mengisi kekosongan orang nomor satu di Lamogan ini, sesuai dengan SK Mendagri Nomor 131.35-486 tahun 2015 tentang pengangkatan Pejabat Bupati Lamongan, Pakde Karwo melantik Kepala Dinas Perhubungan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (Dishub LLAJ) Jatim, Ir. Wahid Wahyudi, MT sebagai pejabat (Pj) Bupati Lamongan. Bersamaan itu, Pakde Karwo juga melantik Pj Walikota Blitar, PJ Ponorogo, dan Pj Kediri.

Mereka juga akan menerima haknya seperti Bupati sebelumnya seperti menerima gaji pokok, tunjangan jabatan dan tunjangan yang lainya sesuai dengan peraturan perundanga – undangan. Mereka akan menjabat sebagai Pj di masing – masing daerah paling lama satu tahun setelah tanggal pelantikan.

Kepada para pejabat yang dilantik, Pakde Karwo juga memberikan pesan agar mereka menyukseskan pelaksanaan Pilkada di wilayahnya masing – masing.

“kepada pejabat yang baru dilantik, tugas yang paling penting adalah menyukseskan pelaksanaan Pilkada,” pesan Pakde Karwo yang disampaikan pada sambutan yang diberikan.

Selain itu Pakde Karwo juga berpesan agar para pejabat segera berkoordinasi dengan para tokoh formal maupun informal di daerah baik dengan pimpinan DPRD maupun dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah serta para tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Sebagai pejabat mereka memang memiliki kewenangan sebagai Kepala Daerah. Namun Pakde Karwo meminta mereka agar tetap patuh pada regulasi. Salah satunya adalah melakukan mutasi. Mutasi boleh saja dilakukan dengan alasan tertentu seperti karena ada kebutuhan mendesak demi kesejahteraan masyarakat atau untuk mengisi kekosongan jabatan demi peningkatan kerja.

“kalau terpaksa karena ada kebutuhan yang mendesak demi kesejahteraan rakyat atau untuk mengisi kekosongan jabatan demi peningkatan kerja, mutasi boleh dilakukan. Tetapi harus izin terlebih dahulu kepada Mendagri,” tuturnya.

Dan terakhir, Pakde Karwo juga tidak lupa mengucapkan kepada seluruh Bupati yang purna tugas karena dalam masa kepemimpinanya telah bekerja dan membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Leave a Reply