Home >> Olahraga >> Kartu Merah Pique Berbuntut Panjang
protes keras Pique kepada asisten wasit berujung kartu merah dan larangan bermain empat pertandingan

Kartu Merah Pique Berbuntut Panjang

Beritalamongan.com – Luis Enrique sepertinya harus kembali memutar otak setelah Federasi Sepak bola Spanyol atau RFEF menjatuhkan sanksi empat pertandingan kepada Gerard Pique. Sanksi ini merupakan buah dari kartu merah yang diterima oleh Pique saat Barcelona melawan Athletic Bilbao di Camp Nou pada leg kedua Piala Super Spanyol 2015. Pique dihadiahi kartu merah oleh wasit setelah pemain belakang Barcelona itu melontarkan penghinaan terhadap asisten wasit di pinggir lapangan.

Protes keras Pique bermula saat sang wasit membiarkan pemain Bilbao melakukan serangan padahal sudah berada dalam keadaan offside. Tak terima dengan keputusan tersebut, Pique memarahi asisten wasit dengan kata – kata kasar.

“I s… on your w…mother”, kata Pique.

Di akhir pertandingan, kata – kata kasar tersebut kemudian dilaporkan oleh sang wasit. Atas laporan ini, Federasi Sepak bola Spanyol kemudian menjatuhkan sanksi larangan bermain empat pertandingan kepada Pique.

Dengan dijatuhkanya sanksi tersebut, maka bisa dipastikan suami dari penyanyi Shakira ini tidak akan bisa membela empat laga awal Barcelona kala bersua Athletic Bilbao, Malaga, Atletico Madrid dan Levante. Pique baru akan kembali ke bermain bersama Messi dan kawan – kawan pada tanggal 23 September 2015 mendatang.

Meski ditinggal Gerard Pique untuk empat pertandingan, Barcelona masih memiliki beberapa pilar yang bisa menggantikan posisinya seperti Javier Mascherano, Thomas Vermaelen, Jeremy Mathieu dan Marc Bartra.

Namun lini belakang Barcelona merupakan PR bagi Luis Enrique. Sebab, pada dua pertandingan terakhir Barcelona sudah kebobolan sebanyak sembilan kali. Bukan gol yang sedikit bagi klub yang pada musim lalu sukses menyabet treble winner. Delapan gol yang bersarang ke gawang Barcelona yakni empat gol di pertandingan kontra Sevilla pada pertandingan UEFA Super League 2015 dan lima gol lainya saat Barclona dilumat Athletic Bilbao di Piala Super Spanyol 2015.

Enrique yang beberapa kali merotasi duo center backnya masih belum mampu memperbaiki lini pertahanan Barcelona yang terlihat rapuh. Kondisi ini tentu menjadi perhatian penting bagi pelatih yang sukses di musim pertamanya menangani Barcelona.

Selain lini belakang, pekerjaan berat bagi Enrique lainya adalah di lini serang. Bukanya meragukan trio MSN tetapi yang menjadi perhatian adalah jika salah satu personel trio MSN ada yang absen. Seperti yang terjadi pada Barcelona sejak tur pramusim di mana Messi dan Neymar yang absen membela Barcelona dan hasil akhirnya Barca gagal total di International Champions Cup 2015. Begitu pun juga di dua pertandingan terakhir di mana Neymar yang absen, trio MSN yang tidak lengkap juga tidak mampu berbuat banyak untuk memborong banyak gol bagi Barcelona. Hasil yang kontras dengan Barcelona yang saat diperkuat oleh trio MSN di musim lalu.

Leave a Reply