Home >> Gaya Hidup >> Menanamkan Rasa Cinta Tanah Air pada Anak Masa Kini
menanamkan rasa cinta tanah air pada anak

Menanamkan Rasa Cinta Tanah Air pada Anak Masa Kini

Beritalamongan.com – Pada tahun 90an di mana gadget belum mengambil alih dunia khususnya dunia anak, anak – anak cenderung lebih sengan menghabiskan waktu bermain bersama teman di luar rumah. Aneka permainan tradisional seperti main kelereng, gelang karet, rumah – rumahan, bermain dan berkreasi dengan tanah liat dan masih banyak lagi menjadi hal yang begitu menyenangkan. Begitu juga di saat momen hari besar seperti hari kemerdekaan, di daerah – daerah biasanya di adakan lomba – lomba. Meski hadiahnya sangat sederhana namun antusias yang tinggi tetap terlihat di wajah baik para peserta maupun para penonoton di sekitar. Masyarakat juga dengan berbangga hati memasang bendera merah putih di depan rumah. Bahkan beberapa hari sebelum hari kemerdekaan tiba, para ketua RT biasanya menghimbau agar warga melakukan gotong royong dan mengecat rumah dan pagar mereka. Dan dengan senang hati pula sebagai wujud rasa cinta tanah air yang tinggi mereka juga melakukanya.

Namun berbeda dengan jaman sekarang di mana gadget sudah mengambil alih, banyak anak yang cenderung menghabiskan waktu mereka di depan layar gadgetnya. Bukan hanya bermain permainan tetapi juga banyak waktu yang tersita untuk chating dengan teman dari media social, download koleksi terbaru, streaming video dan lain sebagainya. Dunia internet yang semakin mendominasi seakan semakin menjauhkan mereka dari untuk berinteraksi dengan tetangga atau meluangkan waktu bersama keluarga.

Perkembangan era globalisasi seakan mengikis rasa cinta tanah air. Anak – anak jaman sekarang kurang begitu antusias dengan hari kemerdekaan. Mengikuti upacara pengibaran bendera merah putih juga malah dirasa menjadi beban. Bahkan beberapa perlombaan yang diadakan di kota – kota besar pun kurang mendapatkan antusias dari anak – anak. Padahal dulu lomba 17 Agustusan adalah momen yang selalu meriah oleh gelak tawa dan dukungan para penonton kepada para peserta lomba.

Menurut Vera Itabiliana, psikolog anak, pembiasaan kepada anak itu penting. Menanamkan rasa cinta tanah air pada anak bisa dimulai dengan membiasakan anak pada momen yang sifatnya spiritual. Sebagai contoh orang tua mengajak anak memasang bendera merah putih dan mengajak mereka untuk menghidupkan lomba 17 an.

Vera menambahkan, menanamkan rasa cinta tanah air pada si kecil bisa dilakukan dengan cara yang sederhana dan menyenangkan. Seperti mendengarkan lagu – lagu anak. Ajak mereka bernyanyi bersama sehingga secara tidak langsung orang tua telah mengajari rasa cinta tanah air kepada anak. Lagu – lagu karya Ibu Sud dan A.T Mahmud diantaranya yang berjudul Tanah Airku, Berkibarlah benderaku, aku anak Indonesia, dan masih banyak lagi.

Mengajak liburan anak ke berbagai daerah atau tempat wisata yang ada di negeri tercinta ini juga menjadi salah satu cara yang menyenangkan untuk menanamkan rasa cinta tanah air kepada anak. Di perjalanan, orang tua juga bisa memperkenalkan masakan – masakan tradisional supaya mereka juga tahu bahwa negeri ini kaya akan budaya dan mereka juga bagian dari negeri ini.

Leave a Reply