Home >> Internasional >> Menggugat Tetangga Karena Suara Bel Sapi
Menggugat Tetangga Karena Suara Bel Sapi

Menggugat Tetangga Karena Suara Bel Sapi

Beritalamongan.com – Seorang ibu dua anak di Jerman merasa tidak puas dengan surat yang diberikan oleh Pengadilan kepadanya. Surat tersebut berisi putusan pengadilan distrik Mesbach yang menyatakan bahwa jika Regina, nama perempuan dua orang anak itu, masih mengenakan kalung bel pada sapi – sapinya maka harus berada pada jarak 100 meter dari kediaman Reinhard, penggugat, pada pukul 19.00 – 07.00.

Apabila keputusan dari pengadilan tersebut dilanggar, maka Regina harus membayar denda sebesar 250.000 euro atau sekitar Rp 3,8 miliar. Atau, Regian bisa terancam hukuman kurungan paling lama enam bulan.

Alasan pria Jerman menggugat tentangganya hanya dipicu oleh persoalan sepele. Reinhard yang baru satu tahun tinggal di rumah barunya merasa terganggu dengan bunyi bel dari sapi – sapi milik Regina. Lahan kosong yang disewa oleh Regina berada tidak jauh dari kediaman Reinhard. Di lahan tersebut, Regina membawa kelima sapinya. Empat dari sapi tersebut dikenakan kalung bel pada lehernya. Reinhard yang merasa terusik tidurnya, kemudian mendatangi Regina dan mengajukan keluhanya.

Menjawab keluhan tetangganya itu, Regina lalu melepas tiga kalung bel dari leher sapi – sapinya. Tersisa satu ekor sapi yang mengenakan kalung bel di lehernya. Tujuan masih dibiarkan kalung tersebut menggantung adalah agar Regina bisa mengetahui apabila ada sapi yang kabur sehingga dia bisa menemukan kembali.

Di sekitar lahan yang disewa oleh Regina sebenarnya sudah dibatasi oleh pagar yang dialiri listrik. Namun pagar tersebut masih belum cukup kuat untuk menahan sapi kabur. Sebelumnya, pernah ada sapi yang kabur menurut pengakuan Regina.

Penjelasan yang diberikan oleh Regina tidak membuat Reinhard merasa puas. Sebaliknya dia justru meminta ibu dua anak itu untuk memasang pagar yang lebih kuat lagi supaya tidak bisa diterobos oleh sapi.

Pria itu kemudian meminta Regina agar menjaga sapi – sapinya minimal 100 meter dari kediamanya. Namun permintaan dari Reinhard ditolak oleh Regina dengan alasan lahan tersebut tidak terlalu luas untuk sapinya merumput.

Reinhard masih mencoba berkompromi dengan Regina terkait kalung sapi itu. Reinhard memberikan batas waktu dua hari untuk Regina melepas kalung sapi itu. Namun, permintaan Reinhard tidak diindahkan hingga kemudian dia membawa masalah tersebut ke pengadilan.

Reinhard yang telah mengukur kekuatan suara bel itu ternyata mencapai 109 desibel. Padahal peraturan setempat sudah membatasi kekuatan suara maksimal adalah 60 desibel di siang hari dan 45 desibel pada malam hari. Dengan demikian, Reinhard sudah tidak ragu lagi memperkarakan suara berisik dari kalung sapi itu.

Surat keputusan telah diturunkan. Regina yang merasa tidak keberatan dengan keputusan tersebut sepertinya ingin mengajukan banding ke pengadilan yang lebih tinggi.

Leave a Reply