Home >> Berita Jatim >> Bendera PKI Berkibar di Perayaan HUT RI di Pamekasan
Bendera PKI Berkibar di Perayaan HUT RI di Pamekasan

Bendera PKI Berkibar di Perayaan HUT RI di Pamekasan

Beritalamongan.com – Sungguh mengejutkan, di hari perayaan kemerdekaan RI yang ke 70 tahun bendera Partai Komunis Indonesia (PKI) kembali dikibarkan. Peristiwa kemunculan atribut PKI itu terjadi saat karnaval yang digelar oleh Pemkab Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Sungguh miris karena yang membawa atribut tersebut justru datang dari salah satu peserta yang merupakan wakil dari Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) tingkat SMP Kabupaten Pamekasan. Mereka membawa banner yang berisi foto tokoh PKI beserta dengan bendera berlambangkan palu dan arit.

Tindakan para peserta tersebut langsung membuat Personel Kodim 0826 Pamekasan mengambil sikap. Mereka kemudian membakar atribut PKI yang dibawa oleh peserta karnaval.

“kami merasa kecolongan, karena saat karnaval berlangsung banyak atribut PKI bertebaran. Ini sangat memperihatinkan,” kata Letkol Mawardi, Dandim 0826 Pamekasan.

Selain membakar atribut PKI, pihaknya juga telah memerintahkan sejumlah intel untuk mendalami maksud dan tujuan dari peserta karnaval yang memunculkan kembali atribut PKI. Pihaknya juga akan memangggil kepala sekolah dan panitia pelaksana karnaval untuk keterangan lebih lanjut terkait masalah tersebut.

Protes juga datang dari berbagai kalangan mulai dari organisasi masyarakat, organisasi mahasiswa hingga kalangan DPRD Pamekasan. Maskur Rasid, anggota DPRD dari parti PPP, mengatakan tidak seharusnya lambang PKI muncul dalam karnaval untuk memperingati hari kemerdekaan Indonesia. Sudah jelas PKI adalah organisasi terlarang dan tidak boleh ada di Indonesia. Anggota komisi I DPRD Pamekasan juga menuntut agar kasus penyebaran atribut PKI itu segera diusut.

Atas kejadian yang sangat mengejutkan ini, pihak kepolisian Resor Pamekasan memangggil Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pamekasan, Alwi Beig dan panitia pelaksana karnaval perayaan HUT RI.

“kami memanggil panitia karnaval, wakil sekolah yang membawa atribut PKI dan Sekda. Mereka diminta datang untuk melakukan klarifikasi,” kata AKBP Sugeng Muntaha, Kapolres Pamekasan.

Pemeriksaan dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui apakah ada unsur kesengajaan, keteledoran atau pun pembiaran atas kejadian tersebut. namun sejauh ini belum ditemukan unsur kesengajaan dari pihak panitia pelaksana.

“sampai saat ini, belum ditemukan unsur kesengajaan. Namun tetap harus dibuktikan supaya bisa dipertanggung jawabkan secara hukum,” ujarnya.

Ia sangat menyayangkan atribut PKI seperti gambar para tokoh PKI dan lambang palu arit diberi tanda silang muncul pada acara perayaan peringatan HUT RI ke 70. Seharusnya konsep tersebut dibicarakan dulu dengan aparat kepolisian dan juga TNI.

Leave a Reply