Home >> Berita Jatim >> Diduga Nyabu, Petugas Puskesmas Asal Sampang Ditangkap Polisi
ilustrasi petugas menangkap petugas puskesmas nyabu

Diduga Nyabu, Petugas Puskesmas Asal Sampang Ditangkap Polisi

Beritalamongan.com – Melihat petugas puskesmas setiap hari membawa obat untuk pasien sudah biasa. Tetapi melihat petugas puskesmas yang kedapatan obat – obatan terlarang, itu baru hal yang tidak biasa. Tidak peduli siapa pun, jika mereka kedapatan telah menggunakan obat – obatan terlarang maka akan segera berurusan dengan petugas. Seperti yang dialami oleh SJ (47), petugas puskesmas dari kecamatan Sampang, Madura, Jawa Timur yang diamankan oleh petugas karena diduga telah mengkonsumsi narkoba jenis sabu.

Dikethaui, tersangka merupakan warga Desa Labuhan, Kecamatan Sreseh, Kabupaten Sampang. Petugas juga turut mengamankan DI (35) rekan korban yang juga seorang PNS. DI disinyalir juga ikut mengkonsumsi sabu.

Selain mengamankan dua tersangka, petugas juga berhasil mengamankan barang bukti berupa sabu dengan berat 5,95 gram, uang tunai senilai Rp 1,2 juta, uang pecahan 1 ringgit Malaysia sebanyak 7 lembar, 1 unit sepeda motor dan juga ponsel.

Keberhasilan petugas dalam menangkap tersangka juga tak luput dari informasi yang telah dilaporkan oleh masyarakat. petugas yang melakukan pengembangan akhirya berhasil menjaring tersangka berikut beserta dengan barang haram tersebut.

“kami berhasil mengamankan kedua tersangka berdasarkan laporan yang diberikan oleh masyarakat. kedua tersangka kini sudah berada di mapolres untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut,” kata Kasat narkoba Polres Sampang, AKP Arief Kurniadi.

Atas perbuatanya tersebut, kedua tersangka dikenai pasal 112 dan 114 Undang – Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika. Keduanya terancam hukuman paling lama 12 tahun penjara.

Peredaran narkoba di wilayah Sampang sendiri sudah sangat mengkhawatirkan. Ditangkapnya dua tersangka dari kalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS) itu menjadi bukti bahwa peredaran narkoba sudah melebar ke semua kalangan. Bukan hanya masyarakat biasa tetapi juga abdi Negara.

Sungguh memperihatinkan, petugas kesehatan bisa juga terjerat pada jarring narkoba. Padahal petugas kesehatan seharusnya lebih paham betul tentang bahaya narkoba bagi tubuh pemakainya. Mereka yang setiap harinya selalu berada di puskesmas tidak menjadi jaminan akan menghindarkan dirinya untuk tidak mendekati ajakan untuk mencoba narkoba. Mereka yang berada di lingkungan kesehatan seharusnya memberikan contoh dan teladan bagi masyarakat agar benar – benar menjauhi narkoba.

Leave a Reply