Home >> Peristiwa >> Pria 30 Tahun Terbakar Hidup – Hidup
ilustrasi : pria terbakar hidup - hidup

Pria 30 Tahun Terbakar Hidup – Hidup

Beritalamongan.com – Ikhsan Jayuli, pria 30 tahun terbakar hidup – hidup usai mengisi bensin ke sepeda motornya. Tubuhnya mengalami luka bakar 90 persen. Kobaran api semakin besar karena bensin yang dibawanya masih dalam jumlah banyak. Luka bakar yang parah membuat korban tidak mampu bertahan dan akhirnya meninggal dunia.

Diketahui, Ikhsan merupakan warga Dusun I, Desa Jaharun B, Kecamatan Galang, Deliserdang. Kejadian bermula saat Ikhsan meminta uang kepada ayahnya. Dia berencana akan pergi bertemu temanya. Sebelum berangkat, pria 30 tahun itu sempat mengisi bensin di penjual bensin eceran.

Ikhsan yang saat itu juga sedang merokok tanpa ragu – ragu langsung menuangkan bensin dari botol plastic ke tangki sepeda motornya. Tanpa ia sadari, sebagian bensin yang ia tuangkan tumpah ke lengan bajunya. Rokok yang ia bawa langsung menyulut bensin tersebut.

Terkejut karena apinya semakin besar, Ikhsan kemudian berusaha membuang botol plastic berisi bensin yang ia bawa. Nahas, bensin malah tumpah ke bajunya. Kobaran api pun semakin membesar dan membakar seluruh tubuh Ikhsan.

Menurut penuturan Sarji (69), ayah korban, saat itu ia sempat mendengar teriakan dari anaknya karena berada tiddak jauh dari rumahnya.

“saya mendengar teriakanya saat terbakar karena memang dekat dengan rumah,” kata Sarji.

Ada cerita lain dibalik kecerobohan Ikhsan, Sarji mengungkapkan kemungkinan kejadian tersebut karena stress. Belakangan, Ikhsan memang terlihat linglung setelah dipecat dari tempat kerjanya. Sekedar informasi, Ikhsan sebelumnya bekerja di Bandara Kuala Namu.

“beberapa hari ini, dia terlihat bingung. Mungkin stress karena belum bisa bekerja lagi. Tidak biasanya juga dia meminta ditemani ibunya saat tidur,” ungkap Sarji.

Ikhsan kemudian dibawa ke RSUD Deliserdang untuk mendapatkan perawatan. Sayangnya, setelah mendapatkan perawatan yang intensif selama tiga hari korban meninggal dunia.

“kami sudah berusaha semaksimal mungkin. Namun karena kondisi luka bakar sangat parah korban meninggal dunia kemarin,” kata Kepala RSUD Deliserdang, Isnaini, Sabtu (15 / 8 / 2015).

Kabar terbaru menyebutkan, jenazah korban telah diambil oleh pihak keluarga dan telah dikebumikan.

Leave a Reply