Home >> Hukum Kriminal >> Kronologi Pemukulan Pengemudi Go-Jek di depan Mal Citraland
pengemudi Go-Jek

Kronologi Pemukulan Pengemudi Go-Jek di depan Mal Citraland

Beritalamongan.com – Go-Jek atau ojek online sekarang ini menjadi hits di masyarakat. selain karena kemudahan yang ditawarkan oleh Go-Jek juga karena kontroversi yang menyertainya. Ada yang menyambutnya dengan baik karena dianggap lebih mudah dan aman untuk mendapatkan ojek. Tetapi, ada pula yang tidak menginginkanya karena dianggap telah mencuri penumpang ojek yang biasa mangkal.

Mereka yang tidak menerima Go-Jek bahkan dengan tegas menolak kehadiran setiap pengemudi Go-Jek yang melintas di kawasan mereka. Beberapa spanduk juga terpasang di pinggir jalan dengan sebuah pesan peringatan pelarangan Go-Jek melintas dan mengambil penumpang dari wilayah mereka. Tak jarang, para pengemudi Go-Jek juga kerap menjadi sasaran ketidak senangan mereka.

Berita yang terbaru dari Go-Jek, dilaporkan salah seorang pengemudi Go-Jek menjadi korban kekerasan. Diketahui, pengemudi Go-Jek yang bernama Firman Fajarianto (25) menjadi korban pemukulan seorang pengemudi mobil. Peristiwa yang terjadi di jalan Daan Mogot tepat di depan Mal Citraland ini berujung di kepolisian.

Menurut AKP Antonius, Kanit Reskrim Polsek Tanjung Duren, kronologi pemukulan pengemudi Go-Jek bermula saat korban sedang membawa penumpang ke arah Daan Mogot. Tiba – tiba sebuah mobil menyalip dari belakang dan menyerempet kaki penumpang Go-Jek.

“saat korban bersama penumpang melintas di jalan Daan Mogot, sebuah mobil menyalip dan menyerempet kaki penumpang Go-Jek,” kata AKP Antonius.

Pengemudi mobil tersebut kemudian menghentikan mobilnya. Dia turun sambil membawa kunci pengaman setir lalu menghadang pengemudi Go-Jek. Setelah itu, dia langsung memukul pengemudi Go-Jek menggunakan kunci tersebut. Pengemudi Go-Jek yang kaget langsung membalas pukulan pengemudi mobil menggunakan helmnya.

Akibat peristiwa pemukulan tersebut, pengemudi Go-Jek mengalami luka di kepala bagian belakang dan kening bagian atas. korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Royal Taruma untuk mendapatkan perawatan. Korban mendapatkan 12 jahitan untuk luka yang dialaminya.

Diketahui, pengemudi mobil tersebut bernama Andrew Immanuel. Dia sempat menawarkan uang damai kepada korban sebesar Rp 200 ribu tetapi ditolak oleh korban. Pengemudi mobil tersebut akhirnya harus membayar Rp1.437.100 untuk biaya pengobatan korban. hingga berita ini diturunkan, belum diketahui penyebab pemukulan pengemudi Go-Jek di depan Mal Citraland tersebut terjadi.

Leave a Reply