Home >> Berita Jatim >> Pendakian ke Puncak Mahameru Ditutup
Pendakian ke Puncak Mahameru Ditutup

Pendakian ke Puncak Mahameru Ditutup

Beritalamongan.com – Dilaporkan hilang sejak Selasa (11 / 8 / 2015), Daniel Saroha (31) seorang survivor asal Kampung Bojong Jengkol RT 02 / RW 10 Desa Cilebut Barat, Bogor, Jawa Barat. Saat itu, Daniel bersama rombongan sedang dalam perjalanan turun dari puncak Mahameru. Menurut salah satu rekanya, terakhir kali Daniel terlihat pada pukul 11.00 WIB. Namun setelah ditunggu hingga pukul 14.00 WIB, survivor tersebut masih juga belum menampakan batang hidungnya. Kemudian pada pukul 15.00 WIB rekanya melaporkan ke pos terdekat mengenai hilangnya survivor di puncak Mahameru itu.

Tim pencarian kemudian segera dikirim untuk membantu pencarian terhadap Daniel. Namun hingga berita ini ditulis, survivor asal Bogor tersebut masih belum ditemukan keberadaanya. Jadi belum ada informasi lebih lanjut terkait kondisi terkini dari Daniel.

Menurut kepala Balai Besar TNBTS, Ayu Dewi Utari, pendakian ke Gunung Semeru mulai Kamis (13 / 8 / 2015) ditutup. Penutupan karena pihaknya akan melakukan Open SAR pencarian terhadap survivor yang hilang.

“pendakian ke puncak Mahameru ditutup hingga survivor ditemukan,” jelas Ayu.

Sementara itu, seorang pendaki bernama Agustina Rahman (19) dikabarkan meninggal dunia saat mendaki gunung Semeru. Agustina yang beralamatkan di Jalan AR Hakim Perbata, No 04, RT 04 / RW 04, Kelurahan Benteng, Kecamatan Waudoyong, Sukabumi, Jawa Barat, diketahui merupakan mahasiswa Universitas Pasundan, Bandung.

Menurut Khairun Nida, Kasubag Data, Evaluasi, pelaporan dan Humas Balai Besar TNBTS, korban meninggal dunia mendaki Gunung Semeru bersama dengan tiga rekanya. Akan tetapi pihaknya masih belum mengetahui dengan detail mengenai kronologi meninggalnya pendaki tersebut.

“bagaimana ceritanya kami masih belum mendapat informasi yang lebih detail,” kata Khairun Nisa.

Jenazah pendaki mahasiswi Universitas Pasundan tersebut telah dievakuasi ke RSU Lumajang. Satu korban lagi dilaporkan mengalami patah kaki. Korban bernama M Rendika warga Deli Serdang, Sumatera Utara. Kedua korban berasal dari rombongan pendaki yang berbeda. M Rendika juga telah dibawa ke Rumah Sakit yang ada di Malang untuk menjalani perawatan.

Leave a Reply