Home >> Hukum Kriminal >> Pembunuh Sekretaris Dirut XL Ditahan atas Kasus Pemalsuan Dokumen
AW ditahan atas kasus pemalsuan dokumen

Pembunuh Sekretaris Dirut XL Ditahan atas Kasus Pemalsuan Dokumen

Beritalamongan.com – Kasus pembunuhan Sekretarsi Dirut XL, Hayriantira (37) alias Rian akhrinya terungkap. Petugas berhasil menangkap sang pelaku, Andy Wahyudi alias AW, yang diketahui adalah teman dekat korban. AW sendiri kini telah ditahan namun bukan ditahan atas kasus pembunuhan melainkan ditahan atas kasus pemalsuan dokumen mobil milik Rian.

“tersangka di tahan atas kasus pemalsuan dokumen,” kata Kombes Pol Muhammad Iqbal, Kabid Humas Polda Metro Jaya.

Penangkapan dan penetapan status tersangka kepada AW bermula saat petugas melakukan pengembangan penyelidikan terhadap kasus pembunuhan Rian. Petugas yang menyelidiki orang – orang terdekat kemudian mengarah ke tersangka. Benar saja ketika petugas datang ke rumah tersangka, petugas menemukan mobil korban. Petugas yang menaruh curiga kemudian melakukan pengecekan.

Penelusuran petugas terhadap mobil tersebut sampailah di sebuah showroom mobil. Di sana, petugas menemukan dokumen bahwa mobil tersebut memang sudah diambil oleh tersangka. Dan anehnya, surat kuasa yang digunakan tersangka untuk mengambil mobil korban juga dipalsukan. Dari situlah, petugas kemudian segera mengamankan AW dan menetapkanya sebagai tersangka.

Atas pemalsuan dokumen tersebut, AW terjerat pasal 263 KUHP. Terhitung sejak 9 Juli 2015, AW telah ditahan oleh petugas. Masa penahanan AW akan berlangsung hingga 60 hari. Dalam batas waktu masa penahanan tersebut, penyidik akan mengoptimalkan untuk kasus pemalsuan dokumen dulu.

“tersangka masih ditahan atas kasus pemalsuan dokumen. Di sini, kita optimalkan dulu soal pemalsuan dokumen,” kata Kombes Pol Krishna Murti, Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya.

Sementara kasus pemalsuan dokumen yang dilakukan oleh tersangka yang sedang digarap namun penyelidikan kasus pembunuhan juga tetap dilakukan oleh polisi.

“sementara kasus pemalsuan dokumen berjalan, polisi juga akan tetap melakukan penyelidikan terkait kasus pembunuhan yang dilakukan oleh tersangka,” jelasnya.

Petugas sebelumnya juga telah melakukan pembongkaran terhadap makam korban. Pembongkaran tersebut juga didampingin oleh pihak keluarga. Selain untuk melengkapi berkas kasus pembunuhan Sekretaris Dirut XL itu, pembongkaran juga merupakan inisiatif dari pihak keluarga yang ingin memakamkan korban di Brebes.

Leave a Reply